Sulsel Anti Mager
Gerakan Sulsel Anti Mager, PKK Barru Tampil Bak We Cudai
Gerakan Sulsel Anti Mager ini diikuti seratusan tim penggerak PKK dari 24 kabupaten kota se-Sulsel.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-50 tahun, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan (PKK) menggelar Gerakan Sulsel Anti Malas Gerak (Mager).
Gerakan Sulsel Anti Mager ini diikuti seratusan tim penggerak PKK dari 24 kabupaten kota se-Sulsel.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman bersama istri yang juga Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina memimpin gerakan tersebut.
Kegiatan berlangsung di lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Jumat (26/8/2022).
Andi Sudirman Sulaiman bersama Octarina menggunakan kostum serba putih berdiri di atas podium.
Sementara peserta gerakan PKK menggunakan kostum beragam dengan mayoritas berwarna merah putih berbaris.
Kreasi kostum yang digunakan sebagian peserta menarik perhatian Andi Sudirman Sulaiman sehingga memanggilnya maju ke depan podium.
Seperti dari Soppeng berbalut sutera dengan kepompong larva ulat sutera di kepala.
Pasangan dari Barru juga tampil lebih memesona. Seorang wanita tampil dengan busana bak We Cudai. Sementara lelakinya menggunakan simbol tugu payung.
"Ini membuatnya seharian," kata wanita yang menggunakan kostum tersebut.
Begitupun dengan PKK dari Pangkep yang tampil menarik dua orang pria menggunakan kostum menggambarkan ciri khas kabupaten Pangkep.
Satu menggunakan simbol paruh burung Rangkong di kepala dan sayap di pundak. Sementara yang satunya menggendong replika kapal pinisi di pundak.
Di hadapan Andi Sudirman Sulaiman dan Octarina, tim penggerak PKK setiap kabupaten tampil dengan yel yel masing-masing.
Ada yang berjoget, menyanyi, gerak jalan, dan membentuk berbagai formasi.
Di antara tim penggerak PKK kabupaten, ada yang memberikan bunga, makanan, buah-buahan, sayur mayur kepada gubernur dan ketua PKK Sulsel.