Polisi Tembak Polisi
Ekspresi Irjen Ferdy Sambo saat Sidang Etik, Karir Cemerlang Terancam Berakhir Usai Bunuh Brigadir J
Irjen Ferdy Sambo menggunakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) saat mengikuti sidang kode etik di Mabes Polri.
Dalam insiden tersebut, Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E.
Padahal Irjen Ferdy Sambo merupakan polisi berprestasi.
Ferdy Sambo bisa dibilang menjadi Irjen Pol paling muda dibandingkan perwira-perwira bintang 2 lainnya di Polri.
Ferdy Sambo hanya butuh dua bintang lagi untuk menggantikan jabatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Namun insiden penembakan itu akan berdampak pada karir Irjen Ferdy Sambo.
Bahkan Irjen Ferdy Sambo kini menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim khusus bentukan Kapolri.
Bharada E telah dinyatakan sebagai tersangka dalam tewasnya Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.
Berpeluang Jadi Kapolri
Pakar hukum Refly Harun menyebut Irjen Ferdy Sambo adalah jenderal yang berpotensi menjadi Kapolri.
Bahkan Ferdy Sambo disebut sebagai bintangnya pangkat Inspektur Jenderal atau Irjen di Mabes Polri.
"Seorang Ferdy Sambo konon dianggap sebagai bintangnya Irjen. Dia disebut calon Kapolri, karena dia angkatan muda, akpol kelahiran 1973.
Profil Ferdy Sambo
Menurut Wikipedia, Irjen Ferdy Sambo lahir pada 19 Februari 1973.
Pria berusia 49 tahun itu sekarang menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Propam Polri).
Menjadi seorang perwira tinggi Polri yang sejak 16 November 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ferdy-Sambo-menggunakan-seragam-PDH-saat-mengikuti-sidang-kode-etik.jpg)