Forum Dosen Tribun Timur
Dosen FT UMI Tegas Jalur Mandiri Tidak Transparan
Dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Naidah Naing dengan tegas mengatakan jalur mandiri tidak transparan
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Naidah Naing dengan tegas mengatakan jalur mandiri tidak transparan seperti dua jalur masuk perguruan tinggi.
Demikian Naidah Naing sampaikan dalam dialog forum dosen di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430 Kota Makassar, Kamis (25/8/2022).
Dalam dialog tersebut, forum dosen Makassar membahas problem wacana publik atas tata kelola perguruan tinggi.
Salah satu jalur masuk perguruan tinggi Naidah Naing anggap tidak transparan sehingga menyeret Rektor Unila Karomani.
"Saya amati selama ini, satu yang kurang dari jalur mandiri itu. Tidak ada transparansi," katanya.
Ia menjelaskan bahwa tidak jelas realisasi nilai yang masuk melalui jalur mandiri.
Apalagi, kata dia, selama ini ada istilah jatah dalam jalur mandiri, dan itu berlaku di seluruh Indonesia.
Jatah tersebut bisa menimbulkan masalah karena tidak transparan jatah tersebut diperuntukkan untuk siapa.
Sehingga ia menyarankan agar perguruan tinggi membuat aturan yang jelas dan harus dijalankan sesuai aturan yang ada.
Terkait persoalan kuota, kata Naidah Naing, tidak masalah perguruan tinggi menerima dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan.
"Yang penting aturan dijalankan dengan jelas. Bukan karena jatah," tegasnya.
Meskipun saat ini berpolemik, Dosen FT UMI itu menyebutkan jalur mandiri tetap harus diteruskan.
"Kalau saya tidak apa jalur mandiri itu diteruskan. Karena ada dalam UU No 12 Tahun 2012 dan UU No 6 Tahun 2020," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Forum-Dosen-dari-Wahyu.jpg)