Universitas Hasanuddin

SOP Baru FIKP Unhas Percepat Penyelesaian Studi Mahasiswa

Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang perlu ditanggapi dan disesuaikan dengan tuntutan zaman. Sehingga revisi SOP penting dilakukan

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh. Irham
ist
Suasana pertemuan untuk finalisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Akademik dan Non Akademik, FIKP Unhas beberapa waktu lalu, di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang perlu ditanggapi dan disesuaikan dengan tuntutan zaman. Sehingga revisi SOP (standar operasional prosedur) ini sangat penting dilakukan

‘’Yang terpenting bukan tersedianya dokumen SOP terbaru, namun bagaimana kita mengimplementasikan SOP tersebut sesegera mungkin sebagai bukti komitmen pimpinan program studi, departemen dan fakultas untuk memberikan layanan prima kepada civitas akademika sehingga mahasiswa FIKP bisa selesai tepat waktu dengan target kompetensi sesuai program studi,’’ kata Safruddin, SPi MP PhD, Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas ketika membuka kegiatan Finalisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Akademik dan Non Akademik, FIKP Unhas beberapa waktu lalu, di Hotel Swiss-Belinn Panakukang.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM ) FIKP Unhas Dr Nursinah Amir SPi MSi, menjelaskan, revisi sekaligus finalisasi tersebut dilakanakan karena Universitas Hasanuddin sebagai lembaga induk telah melakukan beberapa perubahan pada Organisasi Tata Kelola (OTK).

Sehingga berpengaruh pada beberapa kebijakan dan aturan universitas.

‘’Jadi FIKP sebagai Unit Pengelola Program Studi (UPPS) perlu menyesuaikan diri dengan adanya perubahan tersebut,’’ kata Nursinah.

Nursinah mengharapkan, dengan finalnya SOP tersebut, pihak FIKP akan lebih memaksimalkan pelayanan prima kepada segenap stakeholder, terutama mahasiswa. “Kami memastikan, dengan SOP baru, proses akademik dan non akademik berjalan lancar,’’ tegas mantan Sekretaris Departemen Perikanan itu.

Menurut perempuan lajang itu, kegiatan tersebut melibatkan dekanat (dekan dan wakil dekan), ketua departemen, dan ketua program studi.

“Mereka lah yang selama dua bulan menggodog dokumen SOP,’’ kata Nursinah. Ia menambhakan, setelah finalisasi selama dua hari, proses selanjutnya dokumen akan dicek GPM dan diajukan ke senat fakultas untuk disahkan dan dicetak.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved