Polisi Tembak Polisi
Beredar Video Rekaman CCTV Detik-detik Jelang Pembunuhan Brigadir J: Ini Dia Nih, Mana Nih
Dalam rekaman CCTV tersebut tergambar jelas situasi sebelum dan sesudah insiden pembunuhan itu terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo
Komjen Agung Budi Maryoto mengungkap peran penting Badan Intelijen Keamanan Polri atau Baintelkam Polri dalam pengusutan kasus tewasnya Brigadir J.
Agung mengungkapkan bagaimana Baintelkam bergerak hingga akhirnya Timsus Polri bisa menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana.
Selama seminggu terakhir, Timsus terus bergerak menelusuri apa yang sesungguhnya terjadi.
Namun, pengusutan itu sempat terkendala lantaran pelaksanaan olah tempat kejadian perkara ( TKP) tidak profesional.
"Kami mengalami kesulitan karena pada saat pelaksanaan olah TKP awal dilaksanakan tidak profesional, kurang profesional dan beberapa alat bukti pendukung sudah diambil," ujarnya.
Selama satu minggu Timsus bergerak, akhirnya informasi menggembirakan datang dari Baintelkam Polri.
Badan intelijen Polri itu menemukan bahwa sejumlah personel polisi mengambil dan merusak CCTV di lokasi kejadian.
Baca juga: Breaking News: Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Tersangka, Brigjen Andi Rian: 3 Kali Diperiksa
"Selama 1 minggu kami bergerak mendalami kemudian kami mendapatkan informasi intelijen dari Baintelkam Polri bahwa dijumpai ada beberapa personel yang diketahui mengambil CCTV dan yang lain-lainnya," ungkap Agung.
Motif Pembunuhan Disorot
Setelah video CCTV terkuak, motif pembunuhan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo pun disorot.
Ikut mengikuti kasus ini, saat ditanya wartawan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap motif pembunuhan Brigadir J
Ia mengatakan, soal motif sudah dijelaskan Mabes Polri dan masih dalam penyidikan.
Namun, Mahfud MD memberikan sedikit bocoran.
Ternyata motif pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap Brigadir J adalah karena hal bersifat dewasa alias 18 tahun ke atas (18+)
"Soal motif, biar nanti dikonstruksi hukumnya, karena sensitif mungkin hukumnya dan hanya boleh didengar orang-orang dewasa. Apa itu motifnya? kan sudah sering didengar masyarakat," ujar Mahfud MD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rekaman-CCTV-Putri-candarawthi.jpg)