Dana Covid

Pemkab Maros Masih Anggarkan Dana Penanganan Covid-19, Sekda: Untuk Insentif Nakes

Meski Covid-19 di Indonesia sudah mereda, namun Pemkab Maros masih menganggarkan dana penanganan Covid-19 sebesar Rp 4 miliar. Katanya untuk insentif

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Muh. Irham
Tribun Maros/Nurul Hidayah
Rapat Paripurna Penyerahan Ranperda APBD Perubahan 2022, Jumat (12/8/2022). Pemkab Maros masih menganggarkan dana penanganan Covid-19 meski angka penyebaran Covid-19 di Maros sudah melandai 

MAROS, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Maros masih menganggarkan dana penanganan Covid-19 sekitar Rp4 miliar.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin dalam Rapat Paripurna penyerahan Ranperda APBD Perubahan 2022, Jum'at (12/8/2022).

“Untuk insentif nakes, dan pelaksanaan vaksin tetap berjalan,” kata Davied.

Ia menjelaskan, pendapatan daerah Kabupaten Maros diproyeksikan menjadi Rp 1.491.547.442.614 dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Maros 2022.

Angka tersebut meningkat sekitar 0.13 persen dari periode sebelumnya.

“Itu meningkat sekitar 0,13 persen. Perkiraan peningkatan pendapatan ini didasarkan atas proyeksi peningkatan pendapatan transfer,” ujarnya.

Dari sisi anggaran belanja daerah, secara keseluruhan plafon anggaran belanja meningkat menjadi Rp1.531.404.452.286 

“Meningkat sekitar dua persen, perkiraan peningkatan belanja ini berasan dari peningkatan belanja operasi dan belanja modal,” ungkapnya.

Penerimaan pembiayaan, meningkat sebesar Rp24.580.399.174, atau sebesar 161 persen.

Sedangkan disisi pengeluaran pembiayaan menurun 100 persen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved