PT Vale

Menilik Budidaya Padi dan Sayur Organik di Wasuponda Binaan PT Vale

PT Vale Indonesia memfasilitasi pendampingan bagi petani yang ingin menanam padi organik, seperti di Wasuponda.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Petani menanam sayur di Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), beberapa waktu lalu. Pertanian tanpa penggunaan bahan kimia sudah diterapkan di Kecamatan Wasuponda. 

TRIBUNLUTIM.COM, WASUPONDA - Pertanian tanpa penggunaan bahan kimia sudah diterapkan di Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

PT Vale Indonesia ikut membantu pengembangan tanaman padi organik di Wasuponda.

Termasuk di delapan kecamatan lain di Luwu Timur lewat program terpadu pengembangan masyarakat.

PT Vale Indonesia memfasilitasi pendampingan bagi petani yang ingin menanam padi organik dalam program ini.

Petani beras organik Yuli Sumule mengatakan padi organik yang ditanam adalah jenis mentik wangi atau mentik susu.

Ia mengatakan di daerahnya di Desa Wasuponda ada 40 hektare sawah yang menanam padi organik.

"Hasil panen per hektare bisa mencapai 6 ton. Per kilogram Rp 17 ribu," kata Yuli.

Yuli mengatakan mendapat pelatihan dan pendampingan dari Vale sejak 2015, cara pembibitan, tanam dan pembuatan pupuknya.

"Pupuknya pun pakai organik, hasil panen menguntungkan. Makanya masih lanjut tanam padi organik," ujarnya .

Menurutnya, kalau tidak ada pendampingan dari Vale, petani di Wasuponda tidak akan tahu cara menanam padi organik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved