Kawasan Tanjung Bunga, Sebuah Kota Masa Depan di Indonesia Timur
Cita-cita PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk menjadikan Tanjung Bunga sebagai Kota masa depan Indonesia Timur
Penulis: Rudi Salam | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dimulai tahun 1997, PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk mulai menyulap kawasan Tanjung Bunga.
Dari yang awalnya dikelilingi rawa-rawa, empang, dan hutan, dan kini berkembang menjadi kawasan pemukiman dan bisnis dengan luas potensial 1.000 Ha ini.
Tanjung Bunga adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan sebagian wilayahnya masuk Kabupaten Gowa.
Perkembangan kawasan Tanjung Bunga tidak terlepas dari campur tangan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk sebagai pengembang.
PT GMTD Tbk berhasil ‘menyulap’ Tanjung Bunga menjadi kawasan Kota masa depan.
Kota masa depan memiliki makna sebuah konsep kota berkelanjutan atau sustainable development.
Kota dikatakan sebagai Kota masa depan adalah yang memiliki aspek berkelanjutan.
“Jadi suatu kawasan kota masa depan harus seimbang, hari ini seimbang, besok seimbang. Jadi harus berkelanjutan,” sebut Pengamat Tata Ruang Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Eng. Ihsan, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (5/8/2022).
“Tanjung Bunga Kota masa depan. Kota yang akan dirancang untuk memenuhi kebutuhan masa depan,” sambung Dr. Eng. Ihsan.
Dengan cepat, PT GMTD membangun kawasan Tanjung Bunga. Dimulai dari membangun perumahan pertama, yakni Taman Guna Asri.
Lalu berlanjut ke pembangunan Jalan Metro Tanjung Bunga sepanjang 6 Km.
PT GMTD terus melakukan pembangunan demi mewujudkan visi sebagai model percontohan bagi sebuah Kota masa depan.
Juga berkomitmen menciptakan komunitas yang lebih baik
Itu melalui pengembangan kota layak huni dan berkelanjutan.
Public Relations GMTD, Nataziah mengatakan, kawasan Tanjung Bunga akan terus dikembangkan dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Jl-Metro-Tanjung-Bunga-Kota-Makassar-yang-diabadikan-beberapa-waktu-lalu.jpg)