Jawaban Kepala DPMD Luwu Timur Dituding Minta Fee Rp 1 Miliar: Kapan Saya Minta Uang?

proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Luwu Timur adalah program Bupati Luwu Timur Budiman dengan bantuan khusus Rp 1 miliar untuk 1 desa

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Kepala DMPD Luwu Timur, Halsen dituding menerima fee Rp 1 Miliar dari proyek pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Luwu Timur untuk desa-desa. 

TRIBUNLUTIMUR.COM, MALILI - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, Halsen dikabarkan meminta fee Rp 1 miliar.

Fee pada proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Luwu Timur untuk desa-desa.

Halsen dikabarkan meminta fee kepada distributor pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) ini.

Dikonfirmasi, Halsen mengatakan kabar yang beredar tidak benar.

Menurut Halsen, pihak yang melempar isu dirinya meminta fee untuk merusak nama baiknya.

"Kapan saya minta-minta uang? Itu yang perlu diperjelas," kata Halsen, Jumat (5/8/2022).

Halsen mengakui sudah mendengar kabar diluar kalau dirinya meminta uang fee.

Ia mengakui, pernah ditawari fee oleh distributor namun tegas ditolak.

"Tapi saya tegaskan waktu itu, bahwa saya tidak seperti itu, yang penting lampu bisa dibeli sama desa," kata Halsen.

Sementara distributor lampu, Defry menegaskan, Halsen tidak pernah meminta fee seperti kabar yang tersebar.

"Itu tidak benar (Halsen minta fee)," kata Defry.

Defry mengaku, hubungannya dengan Halsen ingin dirusak dengan kabar seperti ini.

"Saya juga bingung, barang belum ada, belum dipesan, lantas ada kabar minta fee Rp 1 miliar, bagaimana hitungnya? Jadi bingung," katanya.

Perihal penerangan jalan umum ini, masuk dalam program Bupati Luwu Timur Budiman yaitu Luwu Timur terang.

Dimana desa-desa diminta menerangi jalan umum di desa menggunakan bantuan khusus keuangan Rp 1 miliar 1 desa.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved