Pilpres 2024

Wacana Duet Puan Maharani-Anies Baswedan di Pilpres 2024, PDIP Tunggu Keputusan Megawati

Wacana pasangan Puan Maharani-Anies Baswedan muncul saat Ketua Umum PDIP Megawati belum menunjuk sosok calon yang akan diusung.

Editor: Ansar
Kolase Wikipedia
Kolase Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Duet Puan Maharani dan Anies Baswedan di Pilpres 2024 kini sudah tersebar. Wacana pasangan Puan Maharani-Anies Baswedan muncul saat Ketua Umum PDIP Megawati belum menunjuk sosok calon yang akan diusung. 

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, menyambut baik wacana duet Puan Maharani dan Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Wacana duet tersebut mencuat setelah kebersamaan keduanya tertangkap di ajang Formula-E, Sabtu (4/6/2022) lalu.

Pada momen tersebut, Puan dan Anies duduk berdampingan menonton gelaran balap mobil listrik tersebut.

"Wah, pasangan bagus itu, bisa-bisa satu kali putaran itu pasangan."

"Menurut saya, ini (kalau jadi) bisa-bisa rekonsiliasi nasional antara cebong kampret," kata Bahlil dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia secara virtual, Senin (11/7/2022).

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menilai wacana duet Puan-Anies jika dilihat dari segi kualitatif, berpotensi menjadi pasangan yang saling melengkapi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menuturkan, Puan punya kelebihan dengan besarnya suara PDIP yang mampu mencalonkan presiden tanpa berkoalisi.

Sedangkan Anies Baswedan adalah figur non partai. Sehingga, pasangan itu mampu melaju di Pemilu 2024.

"Sisi latar belakang keduanya juga punya kombinasi yang unik."

"Puan Itu politisi, Ketua DPR yang juga pernah jadi Menko."

"Kemudian Anies adalah akademisi yang sekarang menjadi kepala daerah.”

“Keduanya juga punya keturunan yang sama-sama cucu pahlawan nasional," ulasnya.

Kendati demikian, Burhanuddin memandang jika dilihat dari kuantitatif, wacana duet tersebut masih perlu melihat daya tarik pemilih. Sebab, segmentasi pemilih pada Puan dan Anies berbeda.

"Meski dari segi kualitatif memang menjanjikan, dari segi kuantitatifnya perlu dites, apakah keduanya punya daya tarik dan bisa diterima segmen pemilih masing-masing?" Paparnya. (*)

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved