Jalan Rusak

Kondisi Terkini Jalan Amblas di Desa Kampale Sidrap

Jalan amblas penghubung Sidrap-Wajo di Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan belum diperbaiki.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
BPBD Sidrap
Tim Terpadu PB Sidrap dan warga Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, membuat tanggul sementara karena air Sungai Tanru Tedong mulai masuk di rumah warga, Jumat (22/7/2022).    

TRIBUNSIDRAP.COM, DUA PITUE - Jalan amblas penghubung Sidrap-Wajo di Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga kini belum diperbaiki. 

Padahal, jalan beton tersebut amblas sejak Jumat, (25/3/2022) lalu. 

Amblasnya jalanan tersebut diduga karena tergerus air Sungai Tanru Tedong

Diketahui, jalanan tersebut juga difungsikan sebagai tanggul sungai. 

Kini, warga kembali resah. Pasalnya, air sungai kembali meluap dan mulai masuk di bawah rumah warga. 

Menyikapi hal itu, BPBD Kabupaten Sidrap berkoordinasi dengan tim terpadu penanggulangan bencana bersama-sama melakukan pembuatan tanggul karung sementara. 

Koordinator TRC PB Sidrap, Ardi mengatakan, tim terpadu dibantu warga setempat mendatangi lokasi. 

"Kami bikin tanggul sementara menggunakan karung yang diisi tanah untuk menahan debit air. Bahkan air sungai sempat memasuki rumah warga," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (22/7/2022). 

Ardi mengatakan, kendati sudah dibuatkan tanggul, namun itu sifatnya sementara dan potensi jebol bisa saja kembali terjadi. 

"Potensi jebol diperkirakan kurang lebih 70 meter," ucapnya. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved