Penyakit Mulut dan Kuku

Tiga Kecamatan di Jeneponto Jadi Fokus Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku

Tim satgas melakukan upaya penyuntikan vaksin pada hewan yang terkonfirmasi PMK.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muh. Irham
ist
Tim vaksinasi PMK Kabupaten Jeneponto melaksanakan vaksinasi di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Bangkala Barat, Bangkala dan Kecamatan Bontoramba. 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM  - Meningkatnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan di Kabupaten Jeneponto membuat tim satgas mengambil tindakan.

Tim satgas melakukan upaya penyuntikan vaksin pada hewan yang terkonfirmasi PMK.

Pemerintah daerah (Pemda) Jeneponto yang diwakili Sekda, Arifin Nur langsung melakukan pengawasan pada proses vaksinasi pada hewan.

Adanya tindakan yang dilakukan tim satgas merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mencegah PMK di Jeneponto.

"Harapan kepada tim satgas PMK serius dalam upaya pengendalian penyakit mulut dan kaki bagi ternak Sapi Kerbau dan Kambing," ujarnya, Kamis (21/7/2022).

Pengendalian PMK di Jeneponto merupakan komitmen dalam mengantisipasi penyebaran penyakit.

Vaksinasi pada hewan mulai digelar sejak tanggal 20 kemarin hingga beberapa hari ke depan.

Adapun yang menjadi target vaksinasi, ada tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Bangkala Barat, Bangkala dan Kecamatan Bontoramba.

Tindaklanjut dari vaksinasi ini, setelah adanya rapat koordinasi dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara drh. Nurliani Samsul dari Dinas Pertanian Jeneponto menyampaikan bahwa proses vaksinasi dimulai dari Desa Beroangin Kecamatan Bangkala Barat.

Setelah melakukan vaksinasi, sejumlah hewan ternak yang terjangkit PMK kini kembali membaik.

"Alhamdulillah dengan vaksin ini beberapa hewan ternak yang sebelumnya memiliki gejala penyakit mulut setelah divaksin dapat kembali makan seperti biasa," katanya.

Meski sudah dilakukan vaksinasi tetapi masih ada kendala yang ditemui di lapangan.

"Beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan vaksin hari pertama adalah kerjasama peternak dalam pelaksanaan vaksin, dan fasilitas yang digunakan masih dibutuhkan tambahan seperti baju dan sepatu khusus dalam pelaksanaan vaksin," jelasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved