Selain Jembatan Sempit, Ini Penyebab Kemacetan di Barombong, Penjelasan Kadishub Makassar
Ia menyebutkan dua hari lalu, Minggu (17/7/2022) kemacetan berlangsung hingga empat jam di sekitar jembatan itu.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jembatan Barombong menjadi langganan macet setiap pagi dan sore hari.
Apalagi saat akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu.
Kemacetan makin parah dan berlangsung berjam-jam.
Salah satu warga Tanjung di Barombong, Trinneke mengeluhkan kondisi kemacetan tersebut.
Ia menyebutkan dua hari lalu, Minggu (17/7/2022) kemacetan berlangsung hingga empat jam di sekitar jembatan itu.
"Macet itu mulai jam 5 sore sampai jam 9 malam," kata Trinneke melalui pesan WhatsApp, Senin (18/7/2022).
Menanggapi permasalahan ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Iman Hud menjelaskan penyebab kemacetan tersebut khususnya pada hari Minggu.
Ia mengatakan bahwa hari itu merupakan puncak kemacetan.
Sebab volume kendaraan yang melalui jalur itu meningkat dari hari biasanya.
Menurutnya, bukan hanya warga Barombong yang melewati jembatan itu.
Melainkan warga dari Gowa dan Takalar juga berbondong-bondong ke Makassar melalui jalur itu pada hari Minggu.
Mereka, kata Iman Hud, datang ke Makassar belanja perlengkapan sekolah untuk anaknya.
"Memang puncaknya macet itu waktu hari Minggu," kata Iman Hud saat dihubungi, Selasa (19/7/2022).
"Kan besoknya anak-anak sudah masuk sekolah, jadi hari terakhir mereka pergi belanja," sambungnya.
Iman Hud mengaku kewalahan mengatur arus lalu lintas di jembatan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20171113_003540.jpg)