Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dapat Kabar Sejumlah Harga Komoditi Bakal Naik Usai Lebaran, Mentan SYL Sidak Pasar Pabaengbaeng

SYL datang menggunakan kemeja hijau didampingi sejumlah pengawalnya berkeliling di pasar tersebut.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melakukan sidak di Pasar Pabaeng Baeng, Jl Sultan Alauddin No 10, Pabaeng Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (11/7/2022).   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan sidak di Pasar Pabaeng-baeng, Jl Sultan Alauddin No 10, Pabaeng Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (11/7/2022).

SYL datang menggunakan kemeja hijau didampingi sejumlah pengawalnya berkeliling di pasar tersebut.

Beberapa pedagang ia sambangi dan menanyakan harga bahan pokok.

Seperti cabai, bawang, tomat, telur, dan berbagai macam bahan pokok lainnya.

Usai melakukan sidak, SYL menyebutkan hasil sidak bahwa cabai dan bawang menjadi dinamika yang serius pada saat menjelang Idul Adha.

"Idul kurban rata-rata intervensinya cukup baik oleh pemerintah daerah, baik gubernur maupun bupati," kata SYL.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu menyebutkan setelah hari raya kurban, harga kembali naik.

Ia menduga kenaikan tersebut disebabkan karena suplai dari daerah yang berkurang.

Bahkan kata dia, harga cabai di dalam satu pasar memiliki harga yang beragam.

Di dalam satu pasar, ada harga Rp 60 ribu per kg, ada yang Rp 80 ribu per kg, bahkan ada sampai Rp 100 ribu per kg.

"Jadi kita nanti akan kendalikan dengan bekerjasama dengan menteri perdagangan," ujarnya.

"Tentu saja yang paling penting pemerintah daerah betul-betul mengatur sistem logistik yang ada," tambahnya.

Menurutnya, dari daerah produksi yang masuk ke pasar harus ditetapkan dengan baik.

Sehingga, meskipun produksinya baik dan banyak, tetapi distribusinya tidak merata, itu membuat fluktuasi harga menjadi tinggi.

"Kami akan mencoba mengintervensi untuk ikut mengatur bersama menteri perdagangan agar distribusi dari daerah produksi ke daerah suply bisa merata," tambahnya. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved