Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

FTI UMI

Prof Zakir Sabara Jadi Guru Besar Pertama Spesialisasi Robust Decision Making Bidang Teknik Kimia

UMI akan mengukuhkan Prof Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng sebagai guru besar dalam bidang ilmu Teknik Kimia

Editor: Edi Sumardi
DOK PRIBADI
Prof Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng, guru besar dalam bidang ilmu Teknik Kimia pada Fakultas Teknologi Industri atau FTI UMI. Dia akan dikukuhkan melalui Sidang Terbuka Senat UMI, di Auditorium Al Jilbra, kampus UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Rabu (29/6/2022) pagi ini. 

* Sampaikan pidato tentang tata kelola air bersih

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Muslim Indonesia ( UMI ) akan mengukuhkan Prof Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng sebagai guru besar dalam bidang ilmu Teknik Kimia pada Fakultas Teknologi Industri atau FTI UMI.

Prosesi pengukuhan akan digelar melalui Sidang Terbuka Senat UMI, di Auditorium Al Jilbra, kampus UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Rabu (29/6/2022) pagi ini.

Zakir Sabara H Wata akan menjadi guru besar pertama spesialisasi Robust Decision Making (RDM).

RDM merupakan kerangka analisis dalam pengambilan keputusan berulang yang membantu mengidentifikasi potensi strategi secara matang, menggambarkan kelemahan strategi, dan mengevaluasi penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan.

RDM digunakan Zakir Sabara H Wata dalam risetnya terkait dengan tata kelola air di tengah perubahan iklim (cimate change).

Guna mengambil keputusan dalam kondisi atau situasi yang minim informasi, penggunaan RDM sangat dianjurkan karena telah banyak digunakan terutama yang terkait masalah lingkungan dan perubahan iklim global yang penuh dengan ketidakpastian. 

Pada prosesi pengukuhannya, Zakir Sabara akan membawakan pidato berjudul "Air dan Kita, Menyikapi Ancaman Kelangkaan Pasokan Air Bersih Akibat Perubahan Iklim Global".

Baca juga: UMI Kukuhkan Prof Zakir Sabara H Wata sebagai Guru Besar Teknik Kimia

Sebelumnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kemenristek Dikti mengangkat alumnus Program Doktor Ilmu Lingkungan pada Universitas Brawijaya itu dalam jabatan akademik/fungsional dosen sebagai guru besar dalam bidang ilmu Teknik Kimia.

Pengangkatannya berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemenristek Dikti tertanggal 9 Mei 2022.

Zakir Sabara H Wata diangkat sebagai guru besar per tanggal 1 Mei 2022 atau sehari sebelum Lebaran Idul Fitri 1443 H.

"Dapat diangkat dalam jabatan akademik/fungsional dosen sebagai Guru Besar/Profesor, terhitung mulai tanggal 01 Mei 2022 dalam bidang ilmu Teknik Kimia, dan dapat dinaikkan pangkat penyetaraannya secara bertahap menjadi Pembina, golongan ruangIV/a, Pembina TingkatI, golongan ruangIV/b, Pembina Utama Muda, golongan ruangIV/c, dan Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/d," demikian salinan isi surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemenristek Dikti yang ditandatangani Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemenristek Dikti, Nizam.

Zakir Sabara H Wata naik ke jabatan fungsional tertinggi bagi dosen itu di usia 47 tahun.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya di Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved