Pembangunan Huntap

Bupati Luwu Utara Target Pembangunan 1.005 Huntap Korban Banjir Bandang Selesai Desember 2022

Dari 1.005 unit rumah rusak berat akibat banjir bandang di Luwu Utara, ada 303 unit huntap yang belum terbangun.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemkab Lutra
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (tengah) rapat koordinasi di Kantor Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (29/6/2022). Rapat terkait kelanjutan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi penyintas banjir bandang di Luwu Utara. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menargetkan kelanjutan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi korban banjir bandang selesai Desember 2022.

Hal itu Indah sampaikan saat Rapat Koordinasi di Kantor Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Menanggapi surat dari Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terkait percepatan pemanfaatan bantuan stimulan rumah rusak di Luwu Utara, dari 1.005 unit rumah rusak berat, ada 303 unit yang belum terbangun.

"Harapan kami sebagaimana target juga dari BNPB, akhir tahun ini sudah tuntas," kata Indah di hadapan Jarwansah selaku deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi dan Aplikator Rumah Banua Tadulako (Rumbako).

Indah Putri Indriani juga berharap target yang telah ditetapkan tidak molor lagi.

"Sebab saat ini lahannya sudah tersedia sambil jalan juga proses pematangan tepatnya di Desa Pombakka, Kecamatan Masamba," katanya.

"Untuk itu harapan kami bisa paralel nantinya dengan aplikator sebagai penyedia," sambung bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Untuk aplikator, ia menitip pemanfaatan tenaga kerja lokal untuk pembangunan huntap tersebut.

Penyerapan tenaga kerja lokal tentu akan sangat membantu khususnya dari segi waktu karena tidak perlu lagi mobilisasi tenaga dari luar.

"Dan tentu akan berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar," tutur Indah yang hadir didampingi Kalaksa BPBD Luwu Utara, Muslim Muchtar.

Sementara itu Jarwansah mengatakan percepatan pembangunan huntap maupun bantuan rumah rusak ringan dan sedang ditarget Desember mendatang.

Pihaknya akan segera melakukan kunjungan ke Luwu Utara bersama aplikator untuk penandatanganan sekaligus memulai pembangunan huntap yang belum terbangun.

Jika tidak ada aral melintang, pembangunan huntap Banua Tadulako tersebut menjadi yang pertama di daerah pasca banjir bandang.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved