Korban KKB Papua
Korban Penembakan KKB di Papua Dikenal Sosok Pintar Bergaul dan Pekerja Keras
Hal itu diungkapkan adik kandung korban, Muhammad Ibrahim (26) kepada TribunBarru.com, Selasa (28/6/2022).
Penulis: Darullah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBARRU.COM, TANETE RIAJA - Korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Muhammad Zaenal (29) dikenal dengan sosok yang baik dan pintar bergaul.
Selain itu, di mata keluarga almarhum merupakan sosok pekerja keras.
Hal itu diungkapkan adik kandung korban, Muhammad Ibrahim (26) kepada TribunBarru.com, Selasa (28/6/2022).
"Almarhum orangnya baik, sehingga banyak warga Wagete, Kabupaten Deiyai yang kenal dan akrab kepada almarhum," katanya.
"Almarhum juga ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja," ujarnya.
Baim mengungkapkan bahwa ia bersama Zaenal di Deiyai berdagang barang campuran atau sembako.
"Almarhum adalah sosok yang ulet dan pekerja keras," ungkap Baim.
Jenazah Zaenal dimakamkan di TPU Limpo, Desa Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel.
Zaenal merupakan putra kelahiran Papua, dan ia dimakamkan di Barru karna orang tuanya merupakan warga asal Kabupaten Barru.
Saudara Zaenal yaitu 8 orang, yang mana 7 diataranya dilahirkan di Papua dan 1 dilahirkan di Makassar.
Kronologi penembakan oleh KKB tersebut yaitu pada saat korban berolahraga bad minton bersama almarhum dan sepupu-sepupunya di Gedung Olahraga (GOR) Aula DPRD Deiyai.
Pada saat penembakan terjadi, korban sementara duduk-duduk di sofa, dan tiba-tiba ada ledakan tembakan yang kemudian mengenai Zaenal.
Akibat dari kejadian tersebut akibatkan Zaenal meninggal dunia.
Lokasi kediaman korban di Papua yaitu tepatnya di Desa Wagete, Kecamatan Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai.
Laporan jurnalis TribunBarru.com, Darullah, @uull.dg.marala
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/korb444aan.jpg)