Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perkelahian Berdarah Antar Kerabat di Barru, Berawal dari Sengketa Tanah

Keduanya terlibat cekcok yang berujung perkelahian saat berada di bawah pengaruh minuman keras.

Tayang:
Penulis: Segitarius | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Segitarius
SEPUPU BERKELAHI - Dua sepupu terlibat perkelahian berdarah di Dusun Lempang, Desa Gattareng, Kabupaten Barru, Senin (1/6/2026). Kedua sepupu ini berkelahi dalam pengaruh minuman keras. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU – Dua pria yang masih memiliki hubungan keluarga terlibat perkelahian berdarah di Dusun Lempang, Desa Gattareng, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Minggu (31/5/2026) malam.

Kedua pria tersebut diketahui merupakan sepupu, yakni Asri alias Sate (56) dan Aris (46).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita di tengah jalan Dusun Lempang.

Keduanya terlibat cekcok yang berujung perkelahian saat berada di bawah pengaruh minuman keras.

Dalam insiden tersebut, Aris sempat mengeluarkan sebilah badik.

Namun, Asri berusaha merebut senjata tajam tersebut sehingga terjadi perebutan yang menyebabkan keduanya mengalami luka-luka.

Akibat kejadian itu, Aris mengalami robekan pada tangan kanan, tangan kiri, serta telapak kaki kiri.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Pujananting sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Lapatarai Barru untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Kakak Aris, Taliang (61), mengatakan adiknya tiba di rumah sakit pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

“Diantar pakai mobil Puskesmas Pujananting,” ujarnya.

Sementara itu, Asri diamankan oleh petugas di Polsek Pujananting untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Pujananting, Iptu Sahabuddin, mengatakan perkelahian antara kedua sepupu tersebut diduga dipicu oleh sengketa tanah yang telah berlangsung sebelumnya.

“Situasi ini diperkeruh karena keduanya di bawah pengaruh minuman keras,” katanya.

Polisi juga mengamankan sebilah badik yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut sebagai barang bukti.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi lengkap kejadian dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved