Bank Mandiri Dukung Ditjen Pajak Kembangkan NPWP 16 Digit

Bank Mandiri mendukung Ditjen Pajak mengembangkan fitur multi-billing NPWP 16 digit pada seluruh saluran pembayaran Bank Mandiri.

DOK. Bank Mandiri
Bank Mandiri mendukung Ditjen Pajak. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bank Mandiri mendukung Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam mengembangkan sistem perpajakan di Tanah Air.

Adapun tujuan tersebut guna meningkatkan penerimaan negara dalam menambah fitur pembuatan dan pembayaran atau multi billing Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 16 digit pada seluruh saluran pembayaran Bank Mandiri.

Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, inisiatif ini merupakan respon dari perseroan atas kebutuhan interoperabilitas perpajakan secara nasional menyusul rencana pemberlakuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP pada Oktober 2023.

“Saat ini, wajib pajak masih dapat melakukan pembayaran kewajibannya pada seluruh saluran pembayaran Bank Mandiri, baik secara offline di kantor cabang maupun online melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, super platform Kopra by Mandiri, anjungan tunai mandiri (ATM) atau electronic data capture (EDC) dengan menginput NPWP yang berjumlah 15 digit,” jelas Darmawan dalam keterangan persnya, Selasa (28/6/2022).

Oleh karena itu, perjanjian atas peresmian kerjasama itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kemenkeu Suryo Utomo dan Dirut Bank Mandiri di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, Darmawan berharap sinergi yang terjalin itu dapat terus dilanjutkan sejalan dengan transformasi digital yang tengah dilakukan oleh Bank Mandiri dan inovasi dari Ditjen Pajak.

“Kami berharap sinergi ini dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, guna mempercepat pengiriman data dan menaikkan penerimaan negara dari Pajak,” jelas Darmawan.

Selain itu, kerja sama yang terjalin ini dapat mempermudah nasabah dalam melakukan pembayaran pajak di seluruh saluran Bank Mandiri.

“Tercatat sejak tahun lalu, pembayaran pajak yang dilakukan wajib pajak melalui berbagai jaringan di Bank Mandiri mencapai Rp 211,8 triliun,” kata Darmawan.

Tentang Bank Mandiri

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha corporate, hubungan kelembagaan, commercial, micro and small medium enterprise (SME), consumer banking, treasury and international banking.

Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya, yaitu Mandiri Sekuritas di bidang jasa dan layanan pasar modal, Bank Syariah Indonesia di bidang perbankan Syariah, Bank Mandiri Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) atau Mantap di bidang kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), AXA-Mandiri Financial Services di bidang asuransi jiwa.

Selain itu, ada Mandiri InHealth di bidang asuransi kesehatan, Mandiri AXA General Insurance di bidang asuransi umum, Mandiri Tunas Finance di bidang jasa pembiayaan, Mandiri Utama Finance di bidang jasa pembiayaan, Mandiri International Remittance di bidang remitansi, Mandiri Europe di bidang treasury dan financial institution, serta Mandiri Capital Indonesia di bidang pembiayaan modal ventura.

Mulai mengekspansi bisnis, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan digital yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah korporasi dan retail.

Layanan tersebut adalah Kopra by Mandiri yang merupakan solusi digital bagi industri nasional yang menyatukan para korporasi sampai pelaku UMKM dalam suatu ekosistem digital single access yang sangat mudah dan solutif.

Adapun layanan yang diberikan adalah cash management, forex, trade and guarantee, supply chain management, virtual account sampai kepada solusi keuangan yang terintegrasi berbasis application programming interface (API).

Sedangkan untuk layanan digital retail meliputi aplikasi Livin’ by Mandiri, kartu prabayar Mandiri e-Money, serta layanan informasi berbasis kecerdasan buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di 08118414000.

Untuk diketahui, hingga Maret 2022, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 4.217 jaringan kantor, yang terdiri dari 2.572 kantor cabang dan 1.645 kantor mikro.

Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 13.119 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, EDC, serta jaringan e-banking yang meliputi New Livin’ by Mandiri, SMS Banking dan Call Center 14000.

Informasi dan detail lebih lanjut mengenai Bank Mandiri bisa Anda akses melalui www.bankmandiri.co.id.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved