Breaking News:

Bencana Alam

UpdateKorban Angin Puting Beliung di Luwu, Total 27 Bangunan Rusak, Korban Jiwa Nihil

BPBD Luwu mencatat, 27 bangunan rusak akibat bencana ini. Bagunan rusak terdiri dari rumah warga, kios hingga fasilitas umum.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
Tribun Luwu
Seorang werga Desa Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, menyaksikan puing-puing rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung, Rabu (22/6/2022). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Luwu, terdapat 27 unit rumhah yang hancur dan tidak ada korban jiwa 

BUA, TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis data kerusakan akibat angin puting beliung di Desa Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel.

BPBD Luwu mencatat, 27 bangunan rusak akibat bencana ini. Bagunan rusak terdiri dari rumah warga, kios hingga fasilitas umum.

"Total bangunan rusak adalah 27 unit," kata Sekretaris BPBD Luwu, Aminuddin, Rabu (22/6/2022).

Menurut dia, ada lima unit rumah warga yang rusak berat.

Sisanya sembilan rumah rusak sedang, 13 rumah rusak ringan.

"Fasilitas umum yang terdampak adalah gedung sekolah dasar dan polindes masing-masing satu unit," katanya.

Adapun total warga terdampak kejadian ini adalah 212 orang.

"Warga yang terdampak sebanyak 32 kepala keluarga (KK) atau 212 jiwa, adapun korban jiwa tidak ada," tuturnya.

Korban yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah keluarganya yang tak jauh dari lokasi.

"Rata-rata korban mengungsi di rumah karabat," ucapnya.

Sebagian pula korban mulai membenahi rumah dengan melakukan pembogkaran pada bagian atap dan dinding.

Pembenahan dilakukan secara gotong royong dibantu TRC BPBD Luwu, personel Polsek Bua, dan TNI.

"Di lokasi kami bekerja bersinergi dengan TNI, Polri, Camat, Dinas Kesehatan, Tagana Dinas Sosial, PMI dan sejumlah relawan melakukan penanganan," katanya.

"Hari ini Dinas Kesehatan juga melakukan pengecekan kesehatan bagi korban terdampak," ujar Aminuddin.

BPBD Luwu dan Tagana Dinas Sosial, lanjut Aminuddin juga akan mendirikan posko dan dapur umum.

Guna membantu warga di lokasi untuk memenuhi kebutuhannya.

"Kami mendirikan posko dan dapur umum, di lokasi warga butuh perlengkapan berupa tenda terpal, makanan siap saji, air mineral dan kebutuhan alat tidur," tuturnya.

Sementara tiang listrik milik PLN yang tumbang dan mengakibatkan pemadaman listrik masih dibenahi. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved