VIDEO: Penjor Hiasi Rumah dan Jalan Desa Cendana Putih Luwu Utara

Penjor adalah bambu yang dihias sedemikian rupa sesuai tradisi masyarakat Bali setempat.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Waode Nurmin
Tangkap Layar
Penjor menghiasi rumah dan jalan di Desa Cendana Putih, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (7/6/2022). 

TRIBUNLUTRA.COM, MAPPEDECENG - Penjor menghiasi rumah dan jalan di Desa Cendana Putih, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (7/6/2022).

Penjor dipasang Umat Hindu menyambut Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu 8 Juni 2022.

Pemasangan penjor oleh warga sebagai simbol rasa syukur atas berkah Tuhan.

Bukan hanya di Desa Cendana Putih, warga keterunan Hindu Bali di Desa Mekar Jaya dan Desa Cendana Putih I juga memasang penjor.

Hari raya Galungan adalah hari raya Umat Hindu.

Galungan dirayakan oleh umat Hindu setiap 6 bulan Bali (210 hari).

Yaitu pada hari Budha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon Wuku Dungulan).

Perayaan ini bertujuan sebagai hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan).

Seperti dikutip dari Disperkimta Kabupaten Buleleng.

Hari Raya Galungan identik dengan penjor yang dipasang di tepi jalan.

Penjor adalah bambu yang dihias sedemikian rupa sesuai tradisi masyarakat Bali setempat.

Warga keturunan Hindu Bali memang banyak di Luwu Utara.

Mereka datang melalui program transmigrasi di era Suharto.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved