Tiga Dosen UNM Latih 70 Guru SD di Jeneponto Pembelajaran Berbasis Proyek
Melalui PKM, ketiga dosen itu mencoba meningkatkan kapasitas guru yang hadir dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kabupaten Jeneponto Jumat (3/6/2022).
Ketiga dosen tersebut adalah Muhammad Riska, Andi Imran, dan Elfira Makmur.
Dipaparkan dalam rilisnya Minggu (5/6/2022) ketiganya memberi pelatihan kepada guru sekolah dasar (SD) di Jeneponto.
Sebanyak 70 guru dari 10 sekolah menjadi peserta kegiatan ini.
Melalui PKM, ketiga dosen itu mencoba meningkatkan kapasitas guru yang hadir dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek.
Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model yang dapat digunakan dalam menyampaikan materi pembelajaran.
Selain itu, saat ini pembelajaran berbasis proyek menjadi salah satu cara mencapai profil pelajar pancasila yang tertuang dalam kurikulum merdeka belajar.
Muhammad Riska mengatakan bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu membantu siswa untuk memecahkan masalah yang ada di lingkungan sekitar mereka.
Pemecahan masalah dengan cara yang sistematis, kata dia, akan menemukan solusi dalam bentuk produk pembelajaran.
Hasil dari kegiatan ini, para guru mampu merancang pembelajaran berbasis proyek menggunakan tabel GRASPS.
GRASPS adalah singkatan dari Goal, Role, Audiens, Situation, Produktif, Standart.
"Ini sebagai langkah untuk acuan menerapkan pembelajaran" katanya
Muh Riska berharap pserta pelatihan ini dapat merancang pembelajaran berbasis proyek.
Kemudian mereka menerapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/melakukan-pengabdian-kepada-masyarakat-PKM.jpg)