Pamit dari Demokrat, Ilham Arief Sirajuddin Minta Maaf ke SBY dan AHY

Saya tidak pungkiri, keputusan pindah ini lebih besar dikarenakan saya gagal mendapat kepercayaan tim Tiga DPP Demokrat untuk memimpin Demokrat Sulsel

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Mantan Ketua DPD Demokrat Sulsel periode 2010-2014 Ilham Arief Sirajuddin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Teki teki langkah politik Ilham Arief Sirajuddin akhirnya terjawab.

Mantan Wali Kota Makassar itu memutuskan meninggalkan Partai Demokrat setelah 12 tahun jadi kader.

Ia kembali ke Golkar, partai yang pernah ia pimpin periode 2008-2009 lalu. Saat itu IAS menjabat Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel.

IAS merasa tidak dibutuhkan lagi di Partai Berlambang Mercy tersebut.

IAS meraih 16 suara DPC dalam Musyawarah Daerah IV Partai Demokrat Sulsel, Rabu (22/12/2021) lalu. Ia unggul atas Ni'matullah yang meraih 8 suara DPC ditambah 1 suara DPD.

IAS mengirim permintaan maaf kepada presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Berikut isi surat permintaan maaf IAS kepada SBY dan AHY:

 

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Alaikum Wr Wb

Yang Terhormat,
Bapak SBY dan Mas AHY

Semoga kesehatan dan kejayaan selalu menyertai Bapak sekeluarga.

Satu pekan terakhir, saya selalu berupaya mencari kesempatan dan peluang bisa menemui Bapak SBY. Namun waktu dan kesempatan belum terwujud sehingga saya memutuskan mewakilkan diri saya lewat tulisan ini.

Sebagai guru politik, orang yang saya tuakan, penting bagi saya menunjukkan rasa hormat kepada Bapak SBY. Sehingga dalam setiap momentum penting dalam hidup saya, tidak lengkap rasanya jika tidak menyampaikan kepada Bapak SBY lebih dulu.

Insya Allah saya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Golkar pada 29 Mei 2022 nanti. Keputusan ini bukan tiba-tiba. Tapi sudah melalui perenungan panjang. Dua bulan bukan waktu yang singkat, termasuk sepanjang Bulan Ramadhan lalu.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved