Aksi Pembusuran di Bantaeng

Aksi Pembusuran Resahkan Warga, Bupati Bantaeng Kumpulkan Pimpinan Forkopimda

Sejumlah kasus kriminalitas banyak terjadi beberapa pekan terakhir ini. Salah satunya aksi pembusuran. 

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Dok Tribun Timur
Ilustrasi busur atau anak panah 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Aksi kriminalitas meresahkan warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Sejumlah kasus kriminalitas banyak terjadi beberapa pekan terakhir ini. Salah satunya aksi pembusuran

Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar rapat koordinasi penanganan konflik dan kewaspadaan dini dengan pimpinan Forkopimda

Rapat koordinasi ini membahas sejumlah kondisi keamanan di Kabupaten Bantaeng

Termasuk salah satunya penanganan kasus pembusuran yang kian marak dalam tiga pekan terakhir. 

Dalam rapat tersebut, terungkap ada lima kasus pembusuran yang terjadi di Bantaeng dalam waktu tiga pekan terakhir. 

Satu di antaranya, kasus pembusuran menyebabkan korban meninggal dunia. 

Dari jumlah itu, tiga tersangka diketahui masuk kategori dewasa. Selebihnya masuk kategori anak-anak. 

Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh Ali mengatakan, kasus pembusuran menjadi sebuah atensi dari jajaran kepolisian. 

Dia menyebut, kepolisian terus mencari akar permasalahan dari kasus ini untuk dibuatkan solusi secara komprehensif. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved