Andi Iwan Aras Harap PSBM ke-22 Lahirkan Pelanjut Jusuf Kalla

Andi Iwan mengatakan tidak sedikit basis pengusaha jadi penguasa. Bermula dari basis bidang usaha akhirnya jadi penguasa.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan sambutan dalam pembukaan pertemuan saudagar Bugis Makassar ke-22 di Sandeq Ballroom Hotel Claro Jalan AP Pettarani Makassar Sabtu (14/5/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Selatan (Kadin Sulsel) Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) berharap tokoh-tokoh Bugis Makassar bisa mengikuti jejak pengabdian Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikan Andi Iwan dalam pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar di Hotel Claro Jalan AP Pettarani Makassar Sabtu (14/5/2022) pagi.

"Kita berharap ada tokoh muda bisa ikuti langkah sukses ayahanda HM Jusuf Kalla," kata Andi Iwan.

JK adalah putra Sulsel yang pernah menjabat Wakil Presiden di dua era, 2004-2009, dan 2014-2019.

Ia mendampingi dua presiden berbeda, Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.

Saat muda, JK juga pernah menjabat Ketua Kadin Sulsel.

Dalam kesempatan itu Andi Iwan menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada Jusuf Kalla sebagai penggagas awal PSBM.

Hingga tahun 2022, PSBM sudah digelar untuk kali ke-22.

"Terima kasih telah memprakarsari pertemuan ini. Kami Kadin berharap dapat terus laksanakan tugas kami," katanya.

Anggota DPR RI dua periode itu berharap, PSBM ke-22 selain ajang silaturahmi, juga dapat melahirkan pemikiran dan gagasan dalam bangun bangsa dan negara.

Andi Iwan mengatakan, tokoh-tokoh Bugis Makassar adalah mental petarung, bukan hanya jago di kampung sendiri, tetapi juga di kampung orang.

"Saudagar Bugis Makassar itu sudah teruji survive dalam segala medan, kita telah membuktikan bukan jago kandang, tapi tetap eksis di tempat lain," katanya.

Andi Iwan mengatakan tidak sedikit basis pengusaha jadi penguasa. Bermula dari basis bidang usaha akhirnya jadi penguasa.

Ia berharap PSBM ke-22 membuka peluang bisnis baru bagi saudara-saudara muda. Kedua dapat membangun kampung halaman.

"Dengan SDM cukup besar, saudagar Bugis Makassar bisa membangun kampung halaman dan berdaulat," katanya.

Andi Iwan mengungkapkan, syarat jadi negara maju apabila memiliki 14 persen penduduk berprofesi sebagai pengusaha.

Saat ini Indonesia baru memiliki 3 persen pengusaha di seluruh penjuru Tanah Air.

"Kita banyak sumber daya muda, bisa lahirkan saudagar muda baru," kata Andi Iwan. (cr2)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved