BPKA Sulsel

Kepala BPKA Sulsel Target Rel Kereta Api Makassar-Parepare Beroperasi Oktober 2022

Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel), Amanna Gappa menargetkan rel kereta api Makassar-Parepare akan beroperasi.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
Wahyudin Tamrin/Tribun Timur
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel), Amanna Gappa bersama Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur, Ronald Ngantung, Rabu (11/5/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel), Amanna Gappa menargetkan rel kereta api Makassar-Parepare akan beroperasi pada Oktober tahun ini.

Hal tersebut ia sampaikan saat berkunjung ke Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu (11/5/2022).

"Kita punya keyakinan di bulan 10 nanti kereta api sudah bisa dioperasikan," kata Amanna Gappa.

Saat ini, BPKA Sulsel sedang fokus menyelesaikan konstruksi rel kereta api.

Gappa, begitu ia akrab disapa, punya waktu  hingga September untuk menyelesaikan konstruksi yang ada.

"Sekarang kita sedang fokus percepatan penyelesaian konstruksinya," katanya.

Untuk progresnya, kata Gappa, pekerjaan pembangunan lanjutan memiliki panjang kurang lebih 60 km meliputi wilayah Kabupaten Pangkep menuju Kabupaten Maros.

Ia membagi dua wilayah tersebut persegmentasi. Masing-masing 30 km.

Untuk yang segmen Pangkep, kata Gappa, saat ini progresnya rata-rata sudah di atas 90 persen.

"Nah ini kita harapkan dalam waktu dekat sudah mulai pemasangan rel. Sehingga nanti kereta yang kita parkir di Pekkae daerah Barru itu bisa kita jalani sampai ke arah Pangkep," katanya.

Sedangkan di sisi Maros itu, progresnya masih 80 persen. Gappa berharap bisa menyambungkan rel dari Pangkep ke Maros dalam rentang waktu empat bulan ini.

"Sehingga terlayani sekitar 60 km. Untuk sampai ke stasiun barat kurang lebih sekitar 76 km," katanya.

Untuk tahap sekarang, kata dia, alokasi anggaran yang ada fokus untuk menyelesaikan dari Barru menuju ke Maros tepatnya di stasiun Mandai.

Kemudian tahun ini juga, pihaknya sedang menunggu penetapan lokasi untuk trase jalan kereta api dari Maros menuju Makassar.

"Sedangkan dari Barru di ujungnya dari Palanro kita masih punya PR sekitar 25 km ke arah Parepare. Jadi PR kita 25 km plus 7 km," katanya.

"Tapi anggaran tahun ini baru tersedia pengadaan untuk yang 7 km. Jadi ada yang ke arah Makassar ke new port. Ada yang ke arah bandara," pungkasnya. (*)


 
 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved