Opini Tribun Timur
Budaya Bertanya adalah Pendidikan Dasar
KI Hajar Dewantara, sosok yang sangat dihormati dalam dunia pendidikan Indonesia dengan mendapatkan julukan sebagai Bapak Pendidikan Indonesia.
William Desmond Tonapa
Peserta TOWR FLP Ranting Unhas
KI Hajar Dewantara, sosok yang sangat dihormati dalam dunia pendidikan Indonesia dengan mendapatkan julukan sebagai Bapak Pendidikan Indonesia.
Salah satu sumbangsih terbesar beliau dalam dunia pendidikan Indonesia adalah didirikannya Taman Siswa sebagai lonjakan untuk hak rakyat yang bebas dan merdeka dalam menempuh pendidikan.
Bahkan salah satu konsep yang dirancang oleh beliau yaitu “Tut Wuri Handayani”, menjadi bagian logo dalam simbol pendidikan di Indonesia.
Untuk mengenang jasa beliau, maka ditetapkanlah tanggal 2 Mei yang merupakan tanggal kelahiran menjadi Hari Pendidikan Nasional.
Hari Pendidikan Nasional merupakan salah satu bukti bahwa menjadi bangsa yang merdeka seutuhnya untuk mencapai selamat dan bahagia adalah dengan mengenyam pendidikan.
Salah satu hal yang diperlukan dalam perkembangan dunia pendidikan adalah dasar untuk ingin tahu akan segala hal.
Rasa ingin tahu inilah yang menjadi satu pemicu agar dunia pendidikan dapat senantiasa berkembang.
Rasa ingin tahu memicu untuk mengembangkan berbagai percobaan dan ide yang akan senantiasa berinovasi.
Dan untuk mengekspresikan rasa ingin tahu tersebut, maka diperlukan kegiatan yang paling mendasar dalam dunia ilmu pengetahuan, yaitu bertanya.
Bertanya adalah landasan dasar mengapa peradaban manusia dapat maju saat ini.
Dengan mempertanyakan berbagai hal memicu berbagai cara dalam menemukan solusi dalam permasalahan hidup.
Pendidikan juga merupakan hasil dari pemikiran dari pertanyaan apakah memiliki ilmu pengetahuan merupakan hak dasar setiap manusia.
Namun, permasalahan dalam dunia pendidikan saat ini adalah minat untuk bertanya yang sangat kurang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/William-Desmond-Tonapa-Koordinator-Deputi-Lingkungan-Hidup-GenBI.jpg)