Pimpin Apel Pasukan, Wabup Gowa Imbau Pemudik Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

pemerintah menetapkan libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M pada tanggal 2-3 Mei 2022.

Dokumentasi
Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni memimpin apel pasukan operasi ketupat 2021 dalam Rangka Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H di pelataran Istana Tamalate Balla Lompoa Jl KH Wahid Hasyim, Sungguminasa, Gowa, Jumat (22/4/22). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni memimpin apel pasukan Operasi Ketupat 2022 dalam Rangka Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Itu berlangsung di pelataran Istana Tamalate Balla Lompoa Jl KH Wahid Hasyim, Sungguminasa, Gowa, Jumat (22/4/22).

Ratusan pasukan gabungan terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP Gowa, Damkar dan Dishub Gowa ikut dalam apel tersebut.

Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni berharap operasi ketupat dilaksanakan oleh Kepolisian bersama unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Gowa dan beberapa unsur lain bisa berjalan lancar dan sukses.

Hal tersebut setelah pemerintah menetapkan libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M pada tanggal 2-3 Mei 2022.

Dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada 29 April dan tanggal 4-6 Mei 2022.

"Perayaan hari raya Idul Fitri ini sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat kita untuk melaksanakan ibadah, berkumpul, dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Walaupun dua tahun terakhir ini kita mengalami keterbatasan akibat pandemi Covid-19," ujarnya

Karaeng Kio sapaan akrabnya menuturka, bahwa berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga.

Kegiatan mudik tidak lagi dilarang dan tidak dilakukan penyekatan di jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

"Kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan euforia," kata dia

"Hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Balitbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan perjalanan selama lebaran di seluruh Indonesia," sambungnya.

Kendati demikian, Karaeng Kio juga menegaskan bahwa meskipun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan BOR rumah sakit berada di bawah standar WHO, tetapi pandemi belum sepenuhnya selesai.

"Kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat, dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H.

Sehingga diperlukan langkah sinergis dengan seluruh stakeholder agar masyarakat tetap aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri," pungkasnya

 

Laporan Kontributor TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved