148 Petugas Gabungan di Palopo Bakal Jaga 4 Pos Pengamanan Jelang Idulfitri 1443 Hijriah

Pada Operasi Ketupat 2022, ada empat titik pos yang bakal didirikan Polres Palopo.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Waode Nurmin
Polres Palopo
Rapat koordinasi Polres Palopo dan stakholder jelang Operasi Ketupat 2022. / 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Sebanyak 148 petugas gabungan bakal disiagakan jelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah di Kota Palopo.

Mereka bakal melakukan penjagaan di empat pos pengamanan dan pos pelayanan pada Operasi Ketupat 2022.

“Dalam pelaksanaan Pos PAM menjelang Perayaan Idulfitri ini akan melibatkan personel gabungan sebanyak 148,” kata Plt Kasi Humas Polres Palopo Iptu Patobun kepada tribun-timur.com, Kamis (21/2/22).

Personel terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, dan Senkom.

Sebelumnya Kapolres Palopo AKBP M Yusuf Usman dalam Rakor Jelang Ops Ketupat, mengistruksikan beberapa hal kepada jajarannya.

Pertama Kapolsek jajaran diminta melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat untuk melakukan langkah antisipasi terhadap titik dan wilayah yang banyak warganya mudik.

Kedua, bakal melakukan patroli antisipasi tindakan kriminal.

“Pihak Polri akan melakukan patroli di sejumlah titik perumahan dalam rangka mengantisipasi tindakan kriminalitas,” sebutnya dalam rakor dengan stakholder, Rabu (20/4/22).

Kemudian, menyiapkan peralatan penunjang mengantsipasi faktor alam, mengingat Kota Palopo merupakan jalur Trans Sulawesi.

Dalam pelaksanaan kegiatan, anggota diminta mengikuti Protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus covid-19.

Pada Operasi Ketupat 2022, ada empat titik pos yang bakal didirikan Polres Palopo.

Diantaranya pos pelayanan di depan City Market Palopo.

Kedua, pos pelayanan di Lagota PNP Palopo.

Ketiga, pos pengamanan di depan Islamic Center Palopo, dan keempat pos pengamanan di Kelurahan Maroangin Kecamatan Telluwanua.

Sebelumnya, Sekkot Palopo Firmanza DP dalam rakor dengan stakeholder, menyebut pihaknya akan koordinasi dengan camat dan lurah.

“Masalah masyarakat yang mudik di wilayah masing-masing, nantinya kami akan berkoordinasi ke Kelurahan dan Camat setempat, untuk memantau dan melaporkan ke kami,” kata Firmanza.

Pihaknya juga akan menyampaikan kepada RT/RW untuk mengecek masuk dan keluarnya masyarakat di wilayahnya masing-masing.

“Ini agar bisa dipastikan semua sudah melakukan vaksinasi dosis 1, 2 maupun dosis 3,” jelasnya. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved