Sisi Gelap Lumba-lumba, Hewan Laut Ini Mungkin Tidak Seramah yang Anda Pikirkan!
Lumba-lumba selalu menyeringai, dan kepribadian yang menyenangkan tidak berarti mereka aman
TRIBUN-TIMUR.COM - Lumba-lumba memiliki reputasi yang bagus, dikenal bersahabat dengan manusia dengan berbagai tingkah dan kebiasannya.
Lumba-lumba selalu menyeringai, dan kepribadian yang menyenangkan tidak berarti mereka aman.
Bahkan, mereka bisa disebut berbahaya.
Memang, hewan misterius ini telah disalahkan atas beberapa serangan brutal dan mematikan.
Apakah Anda ingin belajar lebih banyak?
Simak selengkapnya untuk mempelajari tentang bagaimana lumba-lumba jauh lebih mematikan daripada yang pernah Anda bayangkan.
Baca juga: Lumba-lumba di Bali Mati Mendadak, Sebelumnya Sempat Ditunggangi Lucinta Luna, Begini Reaksi BKSDA
Baca juga: Lumba-lumba Penuh Luka Terdampar di Sungai Lamunre Luwu
Gigitan yang Sangat Berbahaya
Dilansir dari natureworldnews.com, Lumba-lumba memiliki gigi setajam silet yang mereka gunakan untuk mencabik-cabik mangsanya.
Misalnya, lumba-lumba hidung botol memiliki 80 hingga 100 gigi untuk menggenggam, menahan, dan mengamankan mangsanya.
Di sisi lain, manusia mungkin digigit binatang.
Pejabat dari Dinas Perikanan Laut Nasional Departemen Perdagangan bahkan telah mengeluarkan selebaran peringatan bahwa "puluhan gigitan telah dicatat" dan "orang telah diseret ke bawah" oleh hewan karena potensi ancaman.
Seorang anak berusia 8 tahun diserang oleh salah satu makhluk di SeaWorld pada tahun 2012.
Selama serangan, lumba-lumba melakukan lebih dari sekadar menggigit mangsanya.
Ketika seekor lumba-lumba menyerang Valerie Ryan, hewan itu dengan kasar menusukkan hidungnya ke tubuh korban.
Wanita tersebut mengalami enam patah tulang belakang, tiga tulang rusuk patah, paru-paru rusak, dan gangguan stres pasca trauma akibat insiden tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lumba_20170414_211300.jpg)