Kepala Desa di Luwu Utara Kompak Beli Pupuk Cair Pakai Dana Desa

Pembelian pupuk cair guna mengakomodir kewajiban program ketahanan pangan dan hewani.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Waode Nurmin
Kompas.com
Ilustrasi penyemprotan pupuk cair. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Luwu Utara telah menetapkan program yang ingin direalisasikan di tahun 2022 ini.

Program tersebut akan direalisasikan menggunakan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

Informasi didapat, sejumlah kepala desa di Luwu Utara kompak mengalokasikan anggaran mereka untuk membeli pupuk cair.

Pembelian pupuk cair guna mengakomodir kewajiban program ketahanan pangan dan hewani.

Sesuai dengan Perpres 104 tahun 2021 tentang penggunaan dana desa sebesar 20 persen.

"Hampir semua desa di Luwu Utara memprogramkan pembelian pupuk cair," kata warga Sabbang, Luwu Utara, Imran AS, Sabtu (16/4/2022).

Ia membocorkan bahwa sebenarnya tidak semua kepala desa setuju dengan pembelian pupuk cair untuk petani.

"Tapi katanya ada intervensi dari atas, desa wajib membeli pupuk cair, jadi ada kepala desa yang terpaksa mengakomodir program itu," bebernya.

Terpisah, Kepala Desa Salulemo, Bahlin, mengatakan bahwa, anggaran untuk program ketahanan pangan 20 persen yang bersumber dari DD Salulemo sebesar Rp 245 juta.

Menurut dia, program ketahanan pangan yang akan direalisasikan adalah pembelian satu ton pupuk cair dengan anggaran Rp 120 juta.

Selain itu, pihaknya juga menganggarkan pembelian benih padi dan benih jagung sebesar Rp 125 juta.

Pembelian pupuk cair juga dianggarkan Pemdes Sumillin.

Kepala Desa Sumillin, Khaeruddin, mengatakan bahwa penetapan APBDes pada tahun ini wajib mengalokasikan dana pada bidang pemberdayaan masyarakat terkait dengan penguatan ketahanan pangan.

"Penguatan ketahanan pangan ini dengan pengadaan pupuk cair sebanyak 100 liter dengan anggaran Rp 12.000.000," kata Khaeruddin.

Ia berharap program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved