Dekatkan Pendidikan dan Industri, ITB Kalla Rajin Hadirkan Tokoh Jadi Dosen
Di Indonesia, tidak sedikit lulusan Universitas harus mengalami masa pengangguran.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa pasti seringkali dibingungkan dengan prospek kerja.
Di Indonesia, tidak sedikit lulusan Universitas harus mengalami masa pengangguran.
Sehingga, mahasiswa selalu dibayangi dengan pertanyaan "Lulus nanti, mau jadi apa?"
Hal inilah yang coba dijawab oleh Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Syamril ST Mpd dalam Bincang Kampus di Tribun-Timur.com, Jumat (15/4/2022).
Berkuliah di ITB Kalla, program pendidikannya mengarahkan mahasiswa menjadi dua jalur.
Lulusan ITB Kalla dipersiapkan menjadi profesional dan pengusaha
"Kita buat ujungnya dua profesional dan pengusaha. Kalo misalnya minat jadi karyawan, kita dorong untuk bukan jadi karyawan biasa," Syamril ST Mpd.
"Maka kita menyebutnya Profesional, artinya betul-betul siap," sambungnya.
Jika memilih jalur menjadi profesional, Kalla Group pun terbuka kepada lulusannya.
Jadi lulusannya yang mendaftar pada jejaring bisnis Kalla Group tentu akan menjadi prioritas.
ITB Kalla tidak menutupi setiap karir alumninya, kampus ini juga membebaskan lulusannya untuk bekerja di perusahaan lain.
"Nah bisa di Kalla Group atau bukan. Kalau di Kalla tentunya bisa menjadi prioritas karena dari awal sudah kenal atmosfer bisnis, values Kalla hingga sistem bisnis," ucap Rektor ITB Kalla ini.
Syamril pun memperkenalkan satu mata kuliah wajib di ITB Kalla.
Ialah mata kuliah Kalla's way atau jalan Kalla.
Mata kuliah ini memperkenalkan Kalla dari sistem profesional hingga budayanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/faqqqii-332.jpg)