Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bantuan Ambulans Laut Pasar Modal Siap Melayani Masyarakat Kepulauan

SRO untuk pertama kalinya memberikan bantuan ambulans laut yang dapat memudahkan akses kesehatan bagi masyarakat di kepulauan.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Direktur KPEI Iding Pardi, Direktur KSEI Syafruddin, Pendiri dan Pembina Gusdurian Peduli Alissa Wahid, Direktur Statistik dan Informasi Pasar Modal OJK Muhammad Touriq, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan  Perizinan Kantor Regional 4 OJK Mohamad Eka Gonda Sukmana, Kepala Pengelolaan Wilayah Area 2 BEI Nur Harjantie, Ketua Gusdurian Peduli A'ak Abdullah Al-Kudus 

TRIBUN-TIMUR.COM- Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melanjutkan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam rangka memperingati 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia).

SRO untuk pertama kalinya memberikan bantuan ambulans laut yang dapat memudahkan akses kesehatan bagi masyarakat di kepulauan.

Dalam rilis yang diterima Tribun Timur disebutkan bantuan ambulans laut yang dilengkapi oleh peralatan medis tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia sekaligus menjabat sebagai Direktur KSEI Syafruddin kepada Pendiri dan Pembina GUSDURian Peduli Alissa Wahid di lokasi galangan kapal kecamatan Blimbingsari, Jawa Timur.

Penyerahan tersebut juga disaksikan Deputi Direktur Kantor OJK Regional 4 Jawa Timur Mohamad Eka Gonda Sukmana, Wakil Ketua HUT ke-44 sekaligus menjabat sebagai Direktur KPEI, Iding Pardi.

Sebanyak 4 unit ambulans laut diserahkan kepada GUSDURian Peduli untuk digunakan di Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), Halmahera Utara, dan Maluku Tenggara.

Ketua HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Syafruddin dalam sambutannya menyampaikan ambulans laut yang diberikan merupakan bentuk rasa peduli untuk kesehatan Indonesia.

"Karena melihat tingginya kebutuhan masyarakat yang berada jauh dari perkotaan, khususnya di daerah kepulauan. Sebagai bagian dari layanan kesehatan yang dikelola oleh lembaga terkait, kami berharap ambulans laut ini dapat secara optimal dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang membutuhkan”, jelas Syafruddin.

Kegiatan ini didukung langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 4 dan Perizinan, Kantor Regional 4 OJK Mohamad Eka Gonda Sukmana memastikan bahwa OJK bersama regulator Pasar Modal Indonesia lainnya selalu bersinergi baik dalam bidang sosial maupun ekonomi.

“Dalam kondisi yang sulit, OJK dan SRO tetap bersama bergerak di bidang sosial khususnya untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia. Selain itu, OJK terus bersinergi untuk meningkatkan literasi keuangan sektor pasar modal terutama di Jawa Timur,” ucap Eka.

Untuk diketahui, HUT ke 44 Pasar Modal Indonesia telah mengumpulkan dana CSR sejak 10 Agustus 2021.

Dimana perolehan dana tersebut bersumber dari pendapatan transaksi Bursa dan jasa Kustodian Sentral selama Agustus sampai dengan Desember 2021.

Selain itu, SRO juga menerima dana dari 92 pelaku industri pasar modal Indonesia, diantaranya adalah perusahaan tercatat, perusahaan efek dan pihak lain. Hingga 30 Desember 2021, total dana yang terkumpul adalah sebesar Rp66,08 miliar, dengan Rp40,92 miliar berasal dari pendapatan transaksi bursa dan jasa kustodian sentral, Rp25,16 miliar dari donasi dalam bentuk dana, dan Rp394 juta berupa donasi dalam bentuk natura dari pelaku pasar modal Indonesia.

Hingga Desember 2021, total dana yang sudah digelontorkan SRO dalam rangka HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia untuk kegiatan CSR ini mencapai Rp53,13 miliar untuk berbagai kegiatan, antara lain pelaksanaan vaksinasi sebanyak lebih dari 500.000 orang di 91 lokasi yang tersebar di 18 Provinsi, kegiatan donor darah yang telah berhasil mengumpulkan sekitar 15.000 kantong darah dan 219 kantong darah plasma, santunan kepada 333 ahli waris tenaga kesehatan, serta pemberian makan siang rutin kepada 390 tenaga pemakaman umum.

Kegiatan juga dilaksanakan dalam bentuk dukungan penyediaan alat-alat kesehatan seperti tabung oksigen dan oksigen konsentrator ke rumah sakit serta puskesmas, termasuk juga ambulan darat maupun laut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved