Sehari 2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Soppeng, Rumah Adat di Sao Mario dan Mobil Pete-pete

Butuh 4 armada Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Soppeng, ditambah satu armada bantuan dari Kabupaten Sidrap untuk memadamkan api.

Dokumentasi
Salah satu rumah adat terbakar di kawasan Sao Mario, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Jumat (8/4/2022). 

TRIBUNSOPPENG.COM, MARIORIAWA - Salah satu rumah adat terbakar di kawasan Sao Mario, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Jumat (8/4/2022).

Rumah Bola AtaE milik Prof Dr Andi Mustari Pide, yang terletak di kawasan rumah ada bola seratue itu terbakar sekitar pukul 11.00 Wita.

"Kebakaran rumah adat, tadi siang," kata salah satu personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Soppeng, Rudinan.

Tak ada korban jiwa, tapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp500 juta lebih.

Rudinan menyebutkan, api dengan cepat membesar mengingat material rumah adat tersebut adalah material yang mudah terbakar.

Butuh 4 armada Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Soppeng, ditambah satu armada bantuan dari Kabupaten Sidrap untuk memadamkan api.

Rudinan menyebutkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan kepolisian setempat.

"Kalau penyebab kebakaran, masih dalam proses penyelidikan polisi," katanya.

Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil pete-pete berwarna merah terbakar tepat di depan SPBU Lilirilau, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Jumat (8/4/2022).

"Hampir bersamaan kejadiannya (kebakaran), mobil penumpang di depan SPBU Lilirilau," katanya.

Mobil milik Asiz yang terbakar itu, sempat membuat masyarakat sekitar panik lantaran terbakar di dekat SPBU.

"Tidak ada korban jiwa, pemilik mobil selamat. Kerugian diperkirakan sekitar 10 jutaan," katanya.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait penyebab mobil pete-pete merah itu terbakar di depan SPBU.

Arsitek Sedih

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved