Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Film Lokal

Dibuat di Luwu Utara, Film Selimut Kabut Rongkong Tayang di Bioskop se-Indonesia, Berikut Sinopsis

Penayangan perdana sekaligus dirangkaikan Gala Premiere yang berlangsung Kamis (7/4/22) di Lantai 1 City Market Palopo.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Sukmawati Ibrahim
ARWIN/TRIBUN PALOPO
Produser film Selimut Kabut Rongkong Fujianto Manati dalam acara Gala Premiere di City Market Palopo, Kamis (7/4/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Film Selimut Kabut Rongkong tayang perdana, Kamis (7/4/22).

Penayangan perdana sekaligus dirangkaikan Gala Premiere yang berlangsung di Lantai 1 City Market Palopo, Kamis (7/4/2022).

Pembuatan Film Selimut Kabut Rongkong berlokasi di Kecamatan Rongkong Kabupaten Luwu Utara.

Gala Premiere dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Rongkong. Juga Wali Kota Palopo HM Judas Amir, Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur dan Kapolres Palopo AKBM M Yusuf Usman.

Ratusan penonton juga memadati bioskop Platinum Palopo untuk menyaksikan tayangan perdana.

Produser film Selimut Kabut Rongong, Fujianto Manati mengatakan, film ini digarap tahun 2020 dan sempat masuk pada beberapa nominasi.

“Film Selimut Kabut Rongkong ini digarap dua tahun lalu, dan kemudian berkeliling di 7 produk negara dan berhasil meraih 3 penghargaan di level internasional,” kata Fujianto dalam sambutannya.

Fujianto menyebut terciptanya film ini juga sebagai pemantik karya film di Tanah Luwu.

“Dan saya lihat hari ini alhamdulillah animo masyarakat terhadap perfileman meningkat sejak adanya film Selimut Kabut Rongkong,” ucapnya.

Sementara Wali Kota Palopo HM Judas Amir memberi apresiasi kepada para penggagas film ini.

“Patut kita bersyukur, terima kasih kepada anak cucu kita yang bekerja baik mengangkat nama Tanah Luwu,” kata Judas.

Judas berharap akan banyak lahir karya-karya film dari Tanah Luwu.

“Semoga ada karya lain yang tercipta berikutnya dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ucapnya.

Film ini disutradarai dan ditulis oleh Indra J Mae dan dibintangi Dinda Tarisa yang juga Duta Wisata Sulsel 2021.

Juga ada A Agung Iskandar dan Wasri Yanti Pasande, gadis asli dari Rongkong, Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang menjadi finalis Putri Pariwisata 2020. 

Selain itu, sebagian besar pemeran pendukung dalam film adalah warga desa tersebut.

Sinopsis 

Film ini menceritakan seorang tenaga pengajar sukarela bernama Bunga Melati. Ia juga menjadi traveller sedang dalam kunjungannya di desa Rongkong wilayah pegunungan di Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Dalam proses belajar mengajar, Bunga Melati menjumpai adanya tradisi Rongkong yang bagus dan ingin diterapkan pada para siswanya.

Tradisi itu adalah tenun tradisional yang indah dengan berbagai jenisnya. 

Akan tetapi banyak pria desa yang menentang Bunga yang mengajar dengan sukarela karena alasan konflik tanah adat yang berkepanjangan.

Bunga Melati juga menjadi sasaran kemarahan dari para pengusaha yang khawatir kehadiran Bunga di desa itu membuat bisnis mereka rusak. 

Ia lalu melarikan diri ke hutan Rongkong yang indah namun berbahaya, lalu tersesat.

Pada akhirnya, sebuah misteri terungkap bahwa apa yang ia alami semua itu sudah tertulis dalam sebuah buku catatan usang yang ditulis oleh ibu kandungnya. 

Film ini juga memperkenalkan keindahan pariwisata yang ada di Kecamatan Rongkong Luwu Utara. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved