Kasus Pencurian di Makassar

Tenaga Honorer di Makassar Ditangkap! Gegara Curi Ponsel untuk Bayar Utang, Modusnya?

Seorang tenaga honorer di salah satu instansi Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, ditangkap polisi setelah mencuri ponsel.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Polsek Manggala
AA alias Arief (30) saat diamankan di Mapolsek Manggala, Makassar, Rabu (6/4/2022) dini hari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang tenaga honorer di salah satu instansi Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan, ditangkap polisi setelah mencuri ponsel.

Ialah AA alias Arief (30), warga Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Arief ditangkap Unit Reskrim Polsek Manggala saat berada di rumahnya.

Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan itu.

Aksi pencurian Arief berlangsung saat singgah berbelanja di toko sembako Jl Dg Hayo, Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala.

Aksinya terekam kamera pemantau CCTV, mengenakan motor metik putih dan satu set mantel pink biru.

Dari hasil rekaman CCTV itu, Unit Reskrim Polsek Manggala yang dipimpin Iptu Syamsuddin pun dengan mudah mengidentifikasi pelaku.

"Pelaku mengambil HP korban  merk Oppo A16 warna hitam yang  disimpan di atas meja dalam toko," kata Kompol Edy sapaan Supriady Idrus kepada tribun, Rabu (6/4/2022) siang.

Modus Pelaku

Modusnya, lanjut Kompol Edy, dengan menukar uang dengan pecahan lebih rendah.

"Jadi, pelaku (Arief) singgah membeli di warung korban (Kuryati) kemudian menyuruh anak korban menukar uang pelaku dan kesempatan tersebut dipergunakan pelaku untuk mengambil HP korban," jelasnya.

Usai mendapatkan ponsel yang dicurinya, Arief pun kabur tanpa meminta uang yang ditukarkannya atau uang kembalian dari belanjaannya.

Tanpa berpikir panjang, ke esokan harinya, Arief langsung menjual ponsel curiannya di media sosial.

"Pelaku menjual HP hasil kejahatannya melalui postingan FB 'Makassar Dagang' dan laku terjual seharga Rp 1,2 juta," ungkap Kompol Edy.

Jual beli ponsel curian itu, berlangsung di tempat kerja Arief yang berlokasi di Jl Urip Sumoharjo, Makassar.

"Adapun uang hasil penjualan HP tersebut dipergunakan pelaku membayar utang Rp 1 juta dan sisa Rp 200 ribu dipergunakan pelaku untuk berbelanja," tuturnya.

Kini Arief mendekam di sel tahanan Polsek Manggala untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara, pembeli ponsel curian Arief atau penadah masih dalam pengejaran polisi. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved