Ramadhan 2022
HIPMI Pinrang Bagikan 100 Paket Buka Puasa ke Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa
Lebih dari 100 paket dibagikan untuk anak yatim piatu di Panti Asuhan Tut Wuri Handayani dan Panti Asuhan Baramuli, Selasa (5/4/2022).
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - BPC HIPMI Pinrang berbagi paket makanan berbuka puasa ke anak panti asuhan.
Lebih dari 100 paket dibagikan untuk anak yatim piatu di Panti Asuhan Tut Wuri Handayani dan Panti Asuhan Baramuli, Selasa (5/4/2022).
Ketua Panitia Gebyar Ramadhan BPC HIPMI Pinrang, Muhammad Yusuf mengatakan program berbagi paket makanan berbuka puasa ini akan dimaksimalkan di beberapa tempat.
"Semoga menjadi kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat dan pengurus BPC HIPMI Pinrang bisa mendapat pahala," kata Yusuf.
Ia menuturkan, program ini dilakukan dengan harapan anak panti asuhan bisa merasakan kemeriahan Ramadan.
Tidak hanya berbagi paket makanan untuk anak panti asuhan, pihaknya juga berbagi ke kaum dhuafa, tukang becak, tukang parkir, tukang ojek dan pemulung.
"Kita juga berbagi takjil untuk pengguna jalan," ujarnya.
Ketua BPC HIPMI Pinrang, Rahmat Latief Bialangi mengatakan, hari ketiga bulan puasa ini, pihaknya menyelenggarakan Gebyar Ramadhan.
Di mana Gebyar Ramadhan itu memiliki beberapa program. Yakni, buka bersama anak panti asuhan, sahur on the hospital, dan lomba patrol dengan memperhatikan protokol kesehatan.
"Kegiatan Gebyar Ramadhan ini berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 23 nantinya," katanya.
Untuk sahur on the hospital dijadwalkan pada 10 April 2022.
"Sasarannya, petugas kesehatan, pasien dan keluarga pasien. Hal ini dilakukan agar mereka semua tidak perlu lagi keluar untuk membeli makanan," tuturnya.
Sementara untuk lomba patrol, diadakan pada 20-23 April 2022.
Pihaknya membatasi peserta yang ingin mendaftar. Yakni hanya 16 kuota saja yang diterima.
"Lomba patrolnya diadakan di halaman Masjid Al Munawir Pinrang dengan menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya. (*)
Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani.