Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Tribun Timur

Perang, Moralitas Ganda dan Matinya Kemanusiaan

“Saya tidak tahu apa Tuhan itu ada. Apa maksud dari semua ini? Untuk apa? Seorang anak berumur dua tahun yang bahkan belum menjalani kehidupan

Editor: Sudirman
ist
Syamsul Arif Galib 

Syamsul Arif Galib

Prodi Studi Agama-Agama UIN Alauddin Makassar / Bersama Institute for Interfaith Encounter and Religious Literacy

“Saya tidak tahu apa Tuhan itu ada. Apa maksud dari semua ini? Untuk apa? Seorang anak berumur dua tahun yang bahkan belum menjalani kehidupan, mati sia sia”.

Sesal Oleh saat menghadiri pemakaman anaknya yang dilaksanakan dengan tradisi pemakaman Gereja Ortodoks.

Stepan Shpak, anak lelaki Oleh, meninggal setelah rumahnya di Novi Petivtsi, sebuah kota di utara Kyiv, dihantam oleh tembakan.

Sudah sebulan lamanya sejak invasi Rusia ke Ukrania.

Invasi yang menandai babak baru dalam sejarah besar Eropa. Invasi Rusia atas Ukraina dianggap sebagai perang besar pertama atas negara berdaulat di Eropa sejak Perang Dunia Ke dua.

Korban telah berjatuhan. Ribuan nyawa telah hilang. Harga yang sangat mahal untuk sebuah hidup yang terjadi hanya sekali di muka bumi.

Membayangkan kebahagian akan kehadiran seorang bayi lalu mengenang kematian ribuan orang dalam sebuah perang adalah sebuah tragedi.

Betapa besar harga kemanusiaan yang harus dibayar dalam perang.

Berbagai bentuk kecaman dan sanksi pun dialamatkan untuk Rusia yang dianggap sebagi negara yang melakukan invasi. Tindakan Rusia dianggap telah memicu bencana kemanusiaan.

Amerika bersama sekutunya yakni Uni Eropa pun menjatuhkan sanksi ekonomi atas Rusia.

Menolak perang tentunya adalah keharusan. Perang adalah musuh kemanusiaan.

Kehadirannya menjadi penyebab hilangnya nyawa manusia. Sudah seharusnya bagi dunia untuk menyerukan penghentian kekerasan atas yang terjadi di Ukraina.

Namun pertanyaan besarnya, jika perang dan ketidakadilah adalah musuh bersama manusia, lantas kenapa banyak negara diam saat okupasi yang dilakukan Israel atas Palestina terus terjadi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved