Pemilu 2024
Reaksi Elit PDIP Soal Wacana Penundaan Pemilu, Setuju?
Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni mempertanyakan dalih pemulihan ekonomi dibalik penundaan pemilu 2024.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni mempertanyakan dalih pemulihan ekonomi dibalik penundaan pemilu 2024.
Apalagi isu penundaan pemilu dinilai sejumlah pihak demi pemulihan ekonomi.
Hal itu disampaikan Rudy dalam dalam Ngobrol Politik bertema "Menatap Pemilu 2024" di Tribun Timur, Sabtu (26/3/2022).
Ngobrol dipandu host Kinan Aulia.
Rudy Pieter Goni menyebut perlu ada indikator yang mana menurut mereka harus terjadi penundaan.
"Kita lihat sendiri gerak masyarakat begitu bagus, ekonomi mulai baik, bicara anggaran terbalik ya, kok pemilu tidak ada duitnya, tapi kegiatan lain kok ada duit," kata Rudy di Tribun Timur.
PDIP teguh dan konsisten di jalur konstitusi. Menurutnya, kalau ada dalih ekonomi harus ada alasan jelas.
Ia juga mencontohkan Presiden Joko Widodo sudah memperbolehkan mudik.
Itu menandakan tidak ada hal urgent lagi yang perlu dikhawatirkan terkait pemilihan ekonomi.
"Apalagi Presiden Jokowi sudah bolehkan mudik lebaran, kalau orang mudik itu pasti membawa uang ke daerah untuk dibelanjakan," katanya.
Ia lalu menganalogikan isu penundaan pemilu bagaimana amputasi dalam penanganan penyakit dibidang kesehatan.
Baginya, jika ingin memulihkan ekonomi jangan justru pemilu yang ditunda.
"Mari diperbaiki, mari disembuhkan tapi bukan diamputasi," ujarnya.
Menurutnya, penundaan pemilu adalah amputasi.
"Padahal masih bisa diobati, masih bisa dirawat, mari kita hemat sedikit, pemerintah juga lihat skala prioritas mana perlu ditunda," ujarnya.
Urusan pemerintah bukan sebatas statement termasuk big data kontra produktif.
"Rakyat marah, sudah adem di bawah pemerintah presiden Jokowi, MotoGP Mandalika berhasil, sektor pariwisata tercapai," tambah Rudy Pieter Goni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rudy-Pieter-Goni-jadi-narasumber-Ngobrol-Politik-bertema-Menatap-Pemilu-2024.jpg)