Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Mengenal Syekh Yusuf Penyebar Agama Islam Punya Makam di Tiga Tempat Berbeda

Syekh Yusuf pernah belajar agama di India, Yaman, Mekah, Madinah, dan Damaskus juga menyebarkan Agama Islam hingga Afrika

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Makam Syekh Yusuf di Jl Syekh Yusuf, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa 

Di dalam kubah, ada 11 makam. Tapi peziarah hanya menaburi bunga di makam Syekh Yusuf dan istrinya, I Sitti Daeng Nisanga.

Peziarah ditemani penjaga yang membimbing di dalam kubah.

Ada yang membacakan ayat suci Al Quran, salawat nabi dan juga doa.

Juga tersedia kotak amal. Peziarah bisa bersedakah seikhlasnya.

"Sembilan makam di sekitarnya itu adalah guru dan juga pengikut Syekh Yusuf," kata Karaeng Suro.

Di dinding kubah bagian dalam, terdapat tulisan Arab. Juga beberapa foto yang terpajang. Salah satunya foto makam Syekh Yusuf di Afrika Selatan.

Perjalanan Hidup Syekh Yusuf

Bernama lengkap Syekh Yusuf al-Makassari Tajul Khalwatiy.

Lahir di Gowa pada 3 Juli 1626. Ayahnya bernama Abdullah dan Ibunya bernama Aminah.

Ulama yang diberi gelar Tuanta Salamaka ri Gowa itu menikah dengan I Sitti Daeng Nisanga pada tahun 1645. Putri Raja Gowa ke-15, Sultan Malikussaid.

Syekh Yusuf pernah belajar agama di India, Yaman, Mekah, Madinah, dan Damaskus. Sehingga dengan ilmunya yang dalam ia disebut sebagai ulama bahkan wali.

Selain itu, Syekh Yusuf juga menyebarkan Agama Islam di sejumlah daerah di Indonesia hingga Afrika Selatan.

Sempat diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda ke Sri Lanka pada tahun 1684.

Lalu dipindahkan lagi ke Cape Town, Afrika Selatan pada tahun 1694.

Lima tahun kemudian, Syekh Yusuf wafat diusia 73 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved