Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Presiden Ukraina Zelensky Sudah Berani Ancam Pihak Rusia, Ternyata Ada Negara Besar yang Bekingi

Zelensky mulai pasang badan setelah piihaknya mengabarkan telah menerima bantuan militer dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Tayang:
Editor: Ansar
Twitter
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengenakan pakaian militer, viral di media sosial Twitter dan Facebook. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mulai mengeluarkan ancaman untuk pihak Rusia.

Zelensky sudah berani mengancam tentara bayaran yang berniat untuk membantu Rusia.

Presiden Ukraina kini berani mengancam setelah mendapat bantuan dari negara lain.

Zelensky mulai pasang badan setelah piihaknya mengabarkan telah menerima bantuan militer dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Terkait dengan detail bantuan militer yang diterimanya, Zelensky enggan membongkarnya ke publik.

Zelensky menyebut ini merupakan taktik perang yang harus dirahasiakan.

Selain mengucapkan terima kasih atas bantuan militer kepada Biden secara terbuka, Zelensky mengancam siapa saja yang mau menjadi tentara bayaran Rusia.

Zelensky mengklaim bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin telah menggunakan bantuan tentara bayaran.

"Saya berterima kasih kepada Presiden AS Biden atas bantuan baru yang efektif untuk negara kita."

"Anda harus mengerti bahwa saya tidak dapat mengungkapkan semua rincian paket bantuan ini dan lainnya."

"Ini adalah taktik pertahanan kami ketika musuh tidak tahu apa harapkan dari kami," ungkap Zelensky dikutip dari Kompas Tv, Jumat (18/3/2022). 

Kombinasi gambar yang dibuat pada 21 Juli 2021
Kombinasi gambar yang dibuat pada 21 Juli 2021 menunjukkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) di Riga, Latvia, pada 16 Oktober 2019; dan Presiden AS Joe Biden berbicara pada 4 Juni 2021, di Pantai Rehoboth, Delaware, Convention Center.

Terkait dengan ancamannya, Zelensky mengancam bahwa keputusan menjadi tentara bayaran Rusia adalah keputusan yang buruk

"Kami memiliki informasi bahwa militer Rusia merekrut tentara bayaran dari negara lain."

"Mereka mencoba menipu sebanyak mungkin pemuda untuk dinas militer."

"Kami tahu itu tidak akan membantu mereka."

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved