Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pendeta Saifuddin Ibrahim

Pernyataan Tegas Mahfud MD: Minta Polisi Periksa Pendeta Saifuddin Ibrahim

Pendeta tersebut sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang meminta agar 300 ayat di dalam Al Quran dihapus.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
tangkapan layar
Pendeta Saifuddin Ibrahim 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam) Mahfud MD, meminta polisi periksa Pendeta Saifuddin Ibrahim.

Pendeta tersebut sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang meminta agar 300 ayat di dalam Al Quran dihapus.

Menurut Mahfud, pernyataan pendeta Saifuddin Ibrahim membuat gaduh dan menyulut kemarahan banyak orang.

"Waduh itu bikin gaduh itu, itu bikin banyak orang marah. Oleh sebab itu saya minta kepolisian itu segera menyelidiki itu," kata Mahfud sebagaimana dikutip dari laman Youtube Kemenko Polhukam, Rabu (16/3/2022).

Tidak hanya itu, Mahfud juga meminta agar akun Youtube Pendeta Saifuddin Ibrahim dihapus. Sebab, Mahfud mendapatkan informasi akun pendeta tersebut sampai sekarang belum ditutup.

Mahfud mengatakan, pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim jelas membuat resah, merupakan provokasi, dan mengadu domba antar umat.

"Kalau bisa segera ditutup akunnya karena kabarnya belum (ditutup) sampai sekarang," kata Mahfud.

Berdasarkan penelusuran, akun atas nama Saifuddin Ibrahim masih bisa ditemukan di media sosial Youtube. Akun tersebut mengunggah beberapa video seputar ajaran keagamaan hingga kasus Muhammad Kace.

Video-video dalam akun tersebut tampak sudah ditonton ribuan hingga ratusan ribu orang.

"Kita tidak akan melarang orang berbicara tapi jangan memprovokasi hal-hal yang sensitif seperti itu," tutur mantan Hakim Mahkamah Konstitusi itu.

Sebelumnya, belakangan beredar video yang memuat pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim meminta agar 300 ayat dalam Alquran direvisi atau dihapus. Ia menilai ayat-ayat tersebut memuat ajaran intoleransi hingga terorisme.

Sosok Pendeta Saifuddin Ibrahim

Saifuddin Ibrahim adalah saat ini bernama Pendeta Abraham Ben Moses.

Meski dengan nama baru Abraham Ben Moses, namun masyarakat lebih banyak memanggilnya sebagai Pendeta Saifuddin Ibrahim.

Saifuddin Ibrahim terlahir dari keluarga muslim taat, lantaran ayahnya adalah seorang guru agama Islam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved