Danny Pomanto Perlihatkan 20 Program Strategis Pemkot Makassar di Acara Rakorsus, Ada Sirkuit Balap
Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Danny dengan gagah merapalkan satu persatu program monumentalnya.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Pembangunan gedung ini akan ditawarkan ke investor, Pemkot akan menggunakan lahan 3,3 hektare di CPI untuk membangun New Balai Kota.
Investasinya diestimasi mencapai Rp2 triliun.
17. Macca atau Makassar Cor City
Merupakan sarana olahraga bagi warga Makassar, selain sebagai pusat olahraga, Danny mengonsep GOR ini agar bisa multifungsi.
Yakni menjadi wadah penampungan masyarakat yang mengalami bencana, baik bencana alam maupun non alam seperti pandemi covid-19.
Tempat olahraga ini bisa dijadikan rumah sakit darurat untuk mengevakuasi masyarakat yang terdampak musibah.
Bangunan ini nantinya bisa menjadi tempat perawatan pasien covid-19 jika terjadi ledakan covid.
"Dan berfungsi sebagai tempat pariwisata kuliner 24 jam, anggarannya Rp 90 miliar tahap pertama," sebutnya.
18. Sirkuit Balap.
Sirkuit ini direncanakan selesai 100 persen tahun depan.
Yang menarik kata Danny, sirkuit ini akan melintasi terowongan mangrov untuk tembus ke laut, dan ini pertama di dunia.
19. Mall Pelayanan Publik
Program tersebut kat Danny sempat menuai sorotan publik karena mengira Taman Macan akan diubah fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi salah satu bangunan pemerintahan.
Danny menegaskan, ada miss informasi yang diterima masyarakat. Bukan di Taman Macan melainkan bangunan yang berada di samping Taman Macan.
Untuk sementara konsepnya bangunannya akan dibuat tujuh lantai.
Uniknya seluruh pahlawan akan dibuatkan pahat batu marmer dengan tulisan lontara di gedung ini.
"Lantai 1 parkiran, lantai 2 pelayanan publik, lantai 3 sampai 6 untuk kantor SKPD di luar balai kota, lantai 7 akan dibuat Marvec, inilah kita buat persiapan metaverse," ungkapnya.
20. Japparate
Pemkot Makassar akan membangun jembatan layang bernama 'Japparate' mulai dari Benteng Rotterdam hingga Mal Pipo.
Jembatan layang ini akan menjadi fasilitas publik, salah satu jalur pedesterian persembahan Pemkot Makassar.
Selain untuk pejalan kaki, warga juga bisa berolahraga di tempat tersebut, seperti jogging dan bersepeda.
Dari sisi ekonominya, akan ada pedagang-pedagang yang berjualan di area tersebut.(*)