Investasi Bodong

Rugikan Nasabah Rp 131 M, DPO Terpidana Investasi Bodong Asal Tanah Toraja Ditangkap di Jakarta

Terpidana kasus investasi bodong senilai milliaran rupiah ditangkap Tim Tahanan Kabur (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel)..

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
MUSLIMIN/TRIBUN TIMUR
Saat Tim Tahanan Kabur (Tabur) Kejati Sulsel menangkap YT alias Totti atas kasus investasi bodong yang dilakukannya, Rabu (9/3/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Terpidana kasus investasi bodong senilai milliaran rupiah ditangkap Tim Tahanan Kabur (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ialah YT alias Totti (30) warga asal Tana Toraja yang beralamat di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Penangkapan bersama Tim Tabur Kejagung itu, setelah Totti ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ia ditetapkan DPO lantaran kabur saat dijatuhi hukuman pidana penjara lima tahun.

Berdasarkan Putusan PT Nomor : 697 /Pid Sus/2020/PT.MKS tanggal 1 Februari 2021 dan Putusan Kasasi Nomor: 2169 K/Pid.Sus/2021 tanggal 30 Agustus 2021.

Dalam putusan itu, Totti dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana, 'Perbankan Secara Bersama-Sama Berupa Investasi Jasa Keuangan Ilegal'.

"Yang bersangkutan melakukan investasi secara ilegal atau investasi bodong dengan kerugian nasabah mencapai Rp 131 milliar," kata Humas Kejati Sulsel, Idil saat ditemui di kantornya, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (9/3/2022) siang.

Lebih lanjut, Idil menjelaskan Totti ditangkap setelah buron selama setengah tahun terakhir.

Ia mangkir dari panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat hendak menjalani sidang putusan pengadilan.

"Jadi sejak Agustus 2021 putusan Mahkamah Agung dan dipanggil secara layak, secara patut oleh jaksa eksekutor namun tidak memenuhi panggilan," ujarnya

Atas dasar itu, lanjut Idil, pihaknya pun melakukan pencarian terhadap YT yang bersembunyi di Jakarta.

"Tidak memenuhi panggilan sehingga dilakukan pencarian secara intensif," ujar Idil.

Totti yang ditangkap di kawasan Jakarta Timur, pun rencananya akan dibawa ke Lapas Tana Toraja untuk menjalani kurungan.

Pasalnya, kasus yang diperbuat Totti itu, berlokasi di Tanah Toraja.

Totti sendiri dalam dugaan investasi bodong tersebut berperan sebagai direktur pemasaran.

Selain kurungan lima tahun penjara yang harus dijalani, ia juga diganjar denda Rp 10 milliar atas perbuatannya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved