4 Hari Digelar, 99 Rumah Terjual di Maros Property Expo
Seperti DP 1 persen dan sistem KPR yang fleksibel membuat masyarakat Maros dan sekitarnya antusias untuk melakukan transaksi selama pameran.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ina Maharani
Makassar, Tribun - Maros Property Expo (MPX) 2022 sukses digelar di Grand Mall Maros, Kamis-Minggu (3-6/3/2022).
Gelaran 4 hari ini berhasil mencatat transaksi kurang lebih Rp 35 miliar dari total penjualan 99 unit rumah subsidi dan komersil.
Pencapaian itu tidak terlepas dari penawaran spesial yang ditawarakan di Maros Property Expo.
Seperti DP 1 persen dan sistem KPR yang fleksibel membuat masyarakat Maros dan sekitarnya antusias untuk melakukan transaksi selama pameran.
Salah satu pengunjung, Melani mengaku penawaran spesial itu sangat menggiurkan.
“Akhirnya kami memutuskan beli rumah di pameran ini. Mumpung bisa dapat DP murah. Ada juga promo hadiah yang cuma ada selama pameran," kata Melani via rilis.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Perumahan, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Maros, Amiruddin mengungkapkan rasa bahagiannya atas pencapaian MPX 2022.
Amiruddin bahkan menuturkan bahwa dirinya mendapat masukan dari beberapa pengembang dan developer untuk kembali melaksanakan event serupa di penghujung tahun dengan metode promosi berbeda.
"Para pengembang melihat ada prospek yang potensial dari pelaksanaan pameran. Sehingga ada permintaan untuk dibuatkan pameran kembali," kata Amiruddin.
Dirinya pun mengaku bakal menjadikan MPX sebagai program tahunan.
Wakil Ketua Forum Pengembang Maros, Syukran mewakili organisasinya mengucapkan banyak terima kasih pada Pemerintah Maros.
"Khususnya kepada Bapak Bupati Maros, AS Chaidir Syam dan Ibu Bupati Maros, Suhartina Bohari yang memberikan banyak perhatian pada kegiatan ini. Bahkan beliau berdua hadir membuka acara kemarin," kata Syukran.
Syukran berharap kegiatan seperti ini ke depannya dibuat lebih besar lagi.
PT Royal Persada Property Paling Diminati
Penjualan rumah terbanyak berhasil diraih oleh PT Royal Persada Property, yakni sebanyak 50 unit.
Lalu ada PT Devina Raya Purnama sebanyak 20 unit.
Selanjutnya PT Age Sarana Mandiri 15 unit.
Kemudian disusul PT Sanusi Karsa Tama 12 unit, dan PT Rachita sebanyak 2 unit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pameran-33.jpg)