Andi Sudirman Gubernur Sulsel
Amson Padolo: Andi Sudirman Tidak Sendiri, Kami Bersamanya
Terkait dengan hal tersebut, Amson menegaskan kiranya semua pihak perlu mengetahui bahwa jadwal pelantikan kepala daerah itu diatur oleh pusat.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tak hanya itu, baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan terkait merilis adanya potensi peningkatan nilai ekspor Sulawesi Selatan Year on Year (Y on Y), periode Januari 2022 yang meningkat secara signifikan dibanding tahun-tahun sebelum pada periode yang sama.
Berdasarkan data BPS meningkat signifikan yakni mencapai US$ 129,06 Juta atau setara dengan Rp1,8 Triliun (Kurs Rp14.300). Angka ini meningkat 74,30 persen jika dibandingkan Januari 2021 lalu sebesar US$ 74,04 Juta, dan pada Januari 2020 lalu mencapai US$ 70,67 Juta
Tentu ini menunjukkan jika pemerintah provinsi terus melakukan upaya pemulihan ekonomi daerah melalui peningkatan ekspor komoditi ke sejumlah negara.
PKS
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Selatan (DPW PKS Sulsel) menyayangkan jika Pemerintahan Sulsel tanpa Wakil Gubernur Sulsel ke depan.
Jika dilantik di atas 5 September 2022, maka Andi Sudirman dipastikan tanpa Wagub Sulsel ke depan.
"Kami sangat menyayangkan kalau pada akhirnya di Sulsel tidak ada Wagub," kata Ketua DPW PKS Sulsel Muh Amri Arsyid saa dihubungi Rabu (2/3/2022).
Amri mengatakan, sebagai partai pengusung PKS melihat ketiadaan Wagub sebagai sebuah ketimpangan pemerintahan, unbalance dari perspectif pemerintahan dan politik.
Ia menilai harusnya ada langkah dari DPRD Sulsel bukan hanya partai pengusung untuk tetap mengusulkan keberadaan Wagub.