Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Ekstrem Landa Sulsel

Angin Puting Beliung Rusak 2 Rumah Warga di Bone

Terjadi angin puting beliung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 14.00 WITA, Rabu (2/3/2022).

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Sukmawati Ibrahim
BPBD BONE
Kondisi rumah rusak akibat angin puting beliung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (2/3/2022) 

TRIBUN-BONE.COM, WATAMPONE - Terjadi angin puting beliung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 14.00 WITA, Rabu (2/3/2022).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone, Dray Vibrianto.

Akibatnya angin puting beliung ini mengakibatkan dua unit rumah rusak.

"Kejadian terjadi di dua tempat yang berbeda," ungkap Dray sapaan karibnya. 

Yakni di Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur di pesisir pantai Bone.

Kemudian kejadian kedua di Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Dray mengatakan, angin puting beliung ini disertai dengan hujan lebat di sebagian wilayah Bone.

"Utamanya di daerah atau wilayah pesisir Kabupaten Bone," jelasnya.

Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Hanya mengakibatkan atap rumah kayu rusak.

"Tim kami sementara mendata dua rumah tersebut," ucapnya. 

Ia mengatakan, hingga kini belum diketahui jumlah kerugian yang diakibatkan bencana alam tersebut.

Pihaknya bakal memberikan bantuan berupa survival kit.

"Sembako dan terpal untuk tenda, memang sudah menjadi paket ketika ada bencana," terang Dray.

Ia pun masih menunggu laporan dari pemerintah setempat.

Menurutnya, Bone memang masuk wilayah yang rawan angin puting beliung.

"Hampir tiap bulan terjadi angin puting beliung yang mengakibatkan rumah rusak," tuturnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi cuaca di Bone sejak tahun lalu.

"Akan terjadi kondisi seperti saat ini yang melanda Sulsel," kata Dray.

Informasi dari BMKG, anomali cuaca akan berlangsung hingga tahun 2022.

"Akhir Februari dan juga terjadi pada awal Maret 2022," pungkasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada terutama daerah yang berpotensi terkena bencana.

"Daerah paling rawan terkena angin kencang di sepanjang pesisir Bone," ucapnya.

Kemudian jika terjadi bencana, sekitarnya warga segera melaporkan kepada BPBD Bone. (*)

Laporan Kontributor Tribun-Bone.com, Kasdar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved