Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Covid 19

5 Langkah yang Bisa Anda Lakukan Agar Lekas Sembuh dari Omicron

Gejala yang ditimbulkan kebanyakan hanya gejala ringan, sehingga sebagian besar pasien hanya melakukan isoman di rumah.

Editor: Hasriyani Latif
kolase tribunjabar/pixabay.com
Ilustrasi batuk dan virus Covid-19 - Untui mendukung obat-obatan, pasien yang terinfeksi covid-19 omicron bisa melakukan beberapa langkah guna mempercepat penyembuhan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lonjakan covid-19 terus mengalami peningkatan.

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (26/2/2022) pukul 12.00 WIB ada penambahan sebanyak 46.643 kasus baru.

Penambahan tersebut menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 5.504.418 terhitung sejak kasus pertama diumumkan 2 Maret 2020.

Penambahan ini juga dipicu kenaikan omicron yang disebut lebih mudah menyebar.

Baca juga: Cara Membedakan Gejala Covid-19 Omicron dan Tipes, Jangan Sampai Keliru!

Baca juga: Benarkah Streamer Milik DAIKIN Mampu Nonaktifkan Virus Varian Omicron? Berikut Penjelasannya

Walaupun begitu, gejala yang ditimbulkan kebanyakan hanya gejala ringan, sehingga sebagian besar pasien hanya melakukan isoman di rumah.

Cara sembuh dari Omicron

Pemerintah telah memberikan sarana untuk telemedicine dan menyediakan obat untuk pasien terkonfirmasi positif yang isolasi mandiri di rumah.

Walaupun begitu, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mendukung obat-obatan tersebut untuk sembuh dari Omicron.

1. Waspadai gejala Omicron yang menyerang pernapasan

Sebagian besar gejala Omicron adalah gejala ringan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam, dan pegal-pegal.

Waspada jika Anda mengalami gejala respirasi, seperti sesak napas dan nyeri dada.

Dengan mencegah gejala yang lebih berat, Anda bisa sembuh dan kembali pulih dari Omicron.

Baca juga: Muncul Lagi Omicron Siluman, Apa Itu? Kenali Gejala dan Orang-orang yang Rentan Tertular Varian Ini

Baca juga: 6 Jenis Makanan Penambah Imun, Bisa Cegah Omicron Masuk ke Tubuh

Jika Anda mengalami gejala pernapasan dan berisiko tinggi, pastikan Anda memiliki akses pada alat untuk mengukur saturasi oksigen di tubuh Anda.

Terutama pada pasien dengan komorbid atau mengalami sesak napas dan dada sakit.

2. Meningkatkan imunitas

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved