ITB Nobel Makassar
Dies Natalis ke-23 Tahun ITB Nobel, Mutiawan M Handaling: Ini Capaian Luar Biasa
Perayaan pun berlangsung dengan suasana khidmat dan sederhana dengan jumlah yang terbatas.
Penulis: Muh. Abdiwan | Editor: Saldy Irawan
Mereka menarget sudah bisa rampung pada 2022 ini dan sudah bisa meraih akreditasi internasional pada 2023 nanti.
Selain akreditasi internasional, penekanan Nobel juga terkait relevansi. Dalam hal ini, yakni bagaimana menyelaraskan kebutuhan-kebutuhan dunia industri dengan metode pembelajaran di kampus.
“Itulah kenapa dosen itu kita 70 persen di antaranya praktisi. Mereka punya akademik yang bagus dibarengi praktisi, di bidang pemerintahan, perbankan, industri, semua ada di Nobel,” sebutnya.
Badaruddin menjelaskan, penekanan lainnya yakni membangun pembelajaran yang atraktif. Menurutnya, kelas memang perlu dibuat menjadi nyaman dengan metode belajar yang menarik.
“Kita mulai dari melatih dosen kita membangun yang aktraktif. Kalau tidak mampu membangun kelas aktraktif yang berhadapan dengan generasi Z, mereka akan datang melongo dan tidak dapat apa-apa,” tukasnya.
Di momentum kali ini, ia berharap dalam Gala Dies Natalis semoga seluruh pihak terus kompak, serta bersinergi dalam menghadapi berbagi tantangan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nobel-indonesia-8876.jpg)