Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lamaran Pekerjaan

4 Tips Melamar Pekerjaan di Bank Serta Membuat Lamaran Pekerjaan

Bekerja di bank, menurut sebagian orang, menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, bekerja di bank memiliki jenjang karir yang bagus di masa depan.

Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
ilustrasi teller bank 

1. Mencari Informasi Nama HRD

Sebelum menulis surat lamaran pekerjaan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu nama dari manajer HRD atau pimpinan di bank tersebut.

Poin ini memang sepele, dan bahkan sering diabaikan. Padahal dengan mencantumkan nama jelas justru akan memberikan kesan yang lebih baik dan menunjukkan bahwa kandidat sudah melakukan riset yang cukup mengenai perusahaan tersebut.

Cara mencarinya sangat mudah. Lakukan googling dengan mengetik “nama manajer HRD bank [nama bank] cabang [nama kota]”. Telusuri juga akun LinkedIn dan media sosial dari HRD tersebut untuk mengetahui namanya secara lebih jelas.

Namun apabila tidak bisa menemukan nama perekrut, kandidat dapat menuliskan pembuka surat dengan salam generik seperti:

"Yth. Bapak/Ibu Manajer HRD Bank [nama bank]” atau “Yth. Manajer HRD di tempat”

2. Menjelaskan Alasan Melamar di Posisi Tersebut

Masuk ke paragraf pertama, sebaiknya gunakan bagian ini untuk menjelaskan alasan kandidat memilih melamar di bank dan posisi tersebut.

Hindari menjelaskan hal yang bertele-tele dan tidak perlu. Perkuat alasan dengan memberi contoh pengalaman di lini yang sama serta kualifikasi diri. Dan tutup paragraf awal dengan pernyataan singkat yang menegaskan mengapa kandidat cocok menempati posisi tersebut.

3. Menonjolkan Kualifikasi

Di paragraf berikutnya, jelaskan kualifikasi diri kandidat dengan menjabarkan kelebihan, keterampilan, serta riwayat pengalaman kerja yang relevan di bidang terkait. Urutkan skill yang dimiliki dari yang paling berguna dan penting untuk posisi yang dilamar. Kemudian disusul dengan skill lainnya yang mendukung.

Bagi fresh graduate, kandidat dapat mencantumkan pengalaman magang, nilai IPK, riwayat organisasi, serta pelatihan yang sesuai di bidang terkait.

4. Singkat, Padat, Jelas dan Formal

Surat lamaran sebaiknya dibuat dengan singkat, padat dan jelas. Pastikan untuk menggunakan bahasa formal. Hindari menambahkan hal yang tidak perlu.

Bahkan panjang surat lamaran yang ideal cukup setengah halaman, terdiri dari 3 sampai 4 paragraf dan mengandung 250 kata.

5. Membuat Penutup Surat yang Berkesan

Beri kesan yang kuat pada bagian paragraf penutup. Akan lebih baik menggunakan kalimat yang tidak terlalu umum, seperti “Saya mengharapkan kabar baik dari Anda”. Tapi susunlah dengan kalimat yang semenarik dan sekreatif mungkin.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved